Jumlah Sampah di Sukoharjo Meningkat 20 Ton per Hari, Kartasura dan Grogol Jadi Penyumbang Terbesar

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo, Agus Tinus Setiyono, kenaikan sampah terjadi sejak H-7 hingga H+4 lebaran.

Jumlah Sampah di Sukoharjo Meningkat 20 Ton per Hari, Kartasura dan Grogol Jadi Penyumbang Terbesar
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Sejumlah pekerja saat menurunkan sampah di TPA Mojorejo, Bendosari, Sukoharjo, Rabu (12/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Mobilitas masyarakat yang tinggi saat Lebaran berimbas pada kenaikan volume sampah.

Seperti halnya di Kabupaten Sukoharjo, saat lebaran, kenaikan sampah mencapai sekitar 15 persen per hari.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo, Agus Tinus Setiyono, kenaikan sampah terjadi sejak H-7 hingga H+4 lebaran.

"Volume sampah saat lebaran ada kenaikan sekitar 20 ton per hari," katanya saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojorejo, Bendosari, Rabu (12/6/2019).

Libur Lebaran Usai, Dishub Solo Bongkar 4 Rest Area

Hal ini terlihat dari jumlah angkutan sampah yang bergerak lebih banyak.

"Kami memiliki 22 armada, jika hari biasa hanya dua kali perjalanan, namun saat lebaran kemarin bisa meningkat hingga tiga sampai empat kali pengangkutan," jelasnya.

Pada hari biasa, di TPA Mojorejo mendapat kiriman sampah 140 ton per hari, yang berasal dari 12 kecamatan di Sukoharjo.

Penyumbang sampah terbesar saat ini masih dari berasal dari Kecamatan Grogol, Kartasura, dan Sukoharjo.

Hal ini dikarenakan kepadatan penduduk dan mobilitas di tiga kecamatan itu cukup tinggi.

Juru Parkir Dadakan di Solo Menjamur selama Libur Lebaran 2019, Dishub Soroti Dua Lokasi

Untuk mengantisipasi terjadinya tempat sampah liar, DLH menyiapkan 128 titik pembuangan sampah.

"Kami memiliki 128 titik pembuangan sampah yang meliputi TPS, kontainer, dan titik layanan sampah yang tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo," katanya.

Agus berharap, untuk mengurangi volume sampah yang masuk di TPA, masyarakat mampu mengolah sampahnya masing-masing. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved