Keluhkan Tangis Bayi di Pesawat, Angela Gilsha Jadi Sorotan Media Asing

Protes Angela Gilsha soal bayi menangis di dalam pesawat tidak hanya ramai menjadi pemberitaan di Indonesia saja

Keluhkan Tangis Bayi di Pesawat, Angela Gilsha Jadi Sorotan Media Asing
Daily Mail Australia
Angela Gilsha dalam pemberitaan Internasional, Daily Mail Australia 

otomatis aku emosi dan aku bikin story itu.

Emang salah banget sih.. sampe jadi masalah kaya gini," tulis Angela Gilsha dalam permintaan maafnya, Senin (10/6/2019).

Perang Dagang AS vs Cina, Huawei Tunda Penobatan Jadi Merek Ponsel Pertama Dunia

Namun pemberitaan menjadi lebih ramai saat adik Angela Gilsha, Marco Panari memberikan klarifikasi dengan kata-kata sarkas.

Seperti halnya membungkam mulut bayi dengan selotip.

"Karena itu bayi nggak boleh naik pesawat. Tunggu gede dikit kek. Percuma baru keluar langsung diajak terbang nggak inget juga doi," tulis Marco Panari.

"Atau kalau enggak anaknya diajarin diem gitu atau mulutnya di selotip yang penting jangan berisik aja. Wajarlah orang ngomong gitu saking berisiknya itu bayi di pesawat," imbuh Marco Panari.

"BAYI ITU GAK JELAS. Mereka tetap diam dalam banyak masalah penting. Coba namain setidaknya SATU bayi yang pernah memperjuangkan kemerdekaan atau hak-hak minoritas. GAK PERNAH," tandasnya.

Pegadaian Digital Services Mudahkan Bayar Angsuran, Ini Kelebihan Lainnya

Namun tak lama setelah itu, pada Senin (11/6/2019), sama seperti sang kakak, Marco Panari juga meminta maaf.

"Hallo netizen yang gue cintai dan rakyat Indonesia yang gue cintai karena gue juga orang Indonesia. Gue pengen minta maaf atas apa yang gue tulis di Instagram tadi mengenai bayi karena ya emang itu salah."

"Tapi gue awalnya menulis itu cuma kayak membuat statement betapa sepele masalah yang dipermasalahkan ini."

Halaman
123
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved