Kpw BI Solo Prediksi Inflasi di Bulan Juni 2019 Masih Terkendali

KPw BI Solo memprediksi pasca Ramadan dan Lebaran 2019 atau di bulan Juni 2019 inflasi Kota Solo tidak akan jauh berbeda dengan inflasi pada Mei 2019.

Kpw BI Solo Prediksi Inflasi di Bulan Juni 2019 Masih Terkendali
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan BI Solo, Taufik Amrozy 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo memprediksi pasca Ramadan dan Lebaran 2019 atau di bulan Juni 2019 inflasi Kota Solo tidak akan jauh berbeda dengan inflasi pada Mei 2019 lalu.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan BI Solo, Taufik Amrozy, mengatakan hal ini disebabkan oleh lonjakan inflasi pada Mei 2019 bertepatan dengan Ramadan 2019 tidak terlalu signifikan.

"Di mana pada bulan Mei 2019 inflasi di Solo turun dari bulan sebelumnya, di mana pada April 2019 mencapai 0,68 persen pada Mei 2019 hanya 0,28 persen," katanya kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).

DLH Sukoharjo Targetkan Penurunan Sampah 50 Ton per Hari Lewat Program Pengolahan Sampah Masyarakat

Padahal sebelumnya, lanjutnya, April 2019 inflasi Kota Solo sempat tertinggi.

Namun karena ada sinergi serta peran serta dari semua pihak untuk berupaya menjaga stabilitas harga, menjadikan inflasi tidak terlampau tinggi. 

Selain itu, situasi pasca pemilu yang relatif aman juga turut memberikan dampak positif.

Sehingga gangguan distribusi tidak terjadi.

Puncak Grebeg Syawalan Bukit Sidoguro Rowo Jombor Klaten, 21 Gunungan Ketupat Ludes dalam 10 Menit

"Inflasi ini memang perlu upaya pengendalian, hal ini untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing perekonomian nasional," imbuhnya.

Sementara menurut data yang dihimpun Tribunsolo.com dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, pemicu utama inflasi bulan Mei 2019 di Kota Solo yakni angkutan udara yang mengalami kenaikan tarif sebesar naik 8,53 persen, dengan andil inflasi 0,09 persen. 

Kemudian masih di kategori transportasi, yakni tarif angkutan antar kota yang naik 9,75 persen dengan andil inflasi 0,06 persen.

Selanjutnya dari komoditas makanan yakni harga petai naik harga 59,69 persen dengan memberi andil inflasi sebesar 0,06 persen.

Kemudian daging ayam ras naik harga 4,94 persen dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen. 

Serta cabai merah naik harga 16,67 persen dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved