Puncak Grebeg Syawalan Bukit Sidoguro Rowo Jombor Klaten, 21 Gunungan Ketupat Ludes dalam 10 Menit

Puncak Garebek Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, berjalan meriah, Rabu (12/6/2019) siang.

Puncak Grebeg Syawalan Bukit Sidoguro Rowo Jombor Klaten, 21 Gunungan Ketupat Ludes dalam 10 Menit
HUMAS SETDA KLATEN
Sejumlah warga saat berebut gunungan ketupat di puncak Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro Rowo Jombor, Klaten, Rabu (12/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Puncak Garebek Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, berjalan meriah, Rabu (12/6/2019) siang.

Acara tersebut dimulai pukul 09.30 WIB.

Menurut rilis yang diterima TribunSolo.com, sebanyak 21 gunungan ketupat ludes dalam waktu sekitar 10 menit.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Klaten.

Produksi Sampah di Kota Solo Meningkat hingga 300 Ton selama Libur Lebaran

Khususnya PDAM Klaten, Bank Klaten, Bank Jateng Cabang Klaten, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Klaten dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang telah membuat gunungan ketupat untuk grebeg Syawalan.

"Kemudian terimakasih kepada Pemerintah Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes yang telah berpartisipasi membuat gunungan ketupat untuk Syawalan di Bukit Sidoguro," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengingatkan kepada ribuan pengunjung Grebeg Syawalan bahwa warga boleh rebutan ketupat.

Perempuan Ngebut Bagai Pembalap di Jalan Tol, Ngaku Tersesat hingga Diamankan Petugas

Namun ketupat yang didapat tidak boleh untuk dilempar-lempar.

"Setelah rebutan dapat ketupat agar dibawa pulang untuk oleh-oleh di rumah," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa Pemkab Klaten akan terus nguri-uri acara tradisi Syawalan karena dengan acara Syawalan.

Gerebeg Syawalan sendiri merupakan sarana silaturahmi antar warga dengan jajaran pejabat Pemkab Klaten.

Pada puncak grebeg Syawalan para penonton disuguhi musik campursari dengan sederet penyanyi.

Masyarakat yang hadir juga disediakan ratusan paket lontong lengkap dengan lauk-pauknya.

Puncak Garebek Syawalan ini juga dimeriahkan pentas musik dangdut.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved