REI Jateng Prediksi Awal Tahun 2020 Harga Rumah Subsidi Bakal Mengalami Kenaikan Lagi

Pihaknya mengatakan, memang per 1 Juli 2019 terdapat kenaikan harga rumah subsidi yang juga sudah ditetapkan pemerintah.

REI Jateng Prediksi Awal Tahun 2020 Harga Rumah Subsidi Bakal Mengalami Kenaikan Lagi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi proyek rumah subsidi di Solo Raya 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyebut pemerintah telah menetapkan harga rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang aktif pada Januari 2020.

"Dari pemerintah memang sudah sounding kenaikan harganya per Januari 2020," kata Ketua REI Jateng, MR Prijanto, saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (12/6/2019).

Harganya sekitar Rp 152 juta per unit rumah subsidi.

Pihaknya mengatakan, memang per 1 Juli 2019 terdapat kenaikan harga rumah subsidi yang juga sudah ditetapkan pemerintah.

Perempuan Ngebut Bagai Pembalap di Jalan Tol, Ngaku Tersesat hingga Diamankan Petugas

Di mana harganya menjadi Rp 140 juta per unit rumah subsidi, naik Rp 10 juta dari harga sebelumnya yakni Rp 130 juta.

Kenaikannya mencapai 7 persen hingga 8 persen.

Sementara faktor-faktor penunjang kenaikan harga rumah subsidi atas adanya kenaikan harga tanah, kenaikan harga material bahan baku bangunan, serta kenaikan upah tenaga kerja.

Untuk kenaikan harga tanah di Jawa Tengah memang dipengaruhi dengan lokasi, sehingga kenaikannya berbeda beda.

Sengketa Tanah di Jogobayan Solo: Kelurahan Inginkan Mediasi antara Warga Pemohon dan Penolak

Di satu sisi ada yang kenaikan harganya mencapai 20 persen, bahkan di sisi yang lain ada yang kenaikan harganya mencapai 100 persen.

Sementara untuk kenaikan harga material dikatakannya mencapai 12 persen, antara lain untuk material besi, material semen pun mengalami kenaikan walaupun memang tidak terlalu tinggi.

Kemudian yang banyak adalah kenaikan upah tenaga kerja.

"Dulu cari tukang Rp 80 ribu per 8 jam banyak, sekarang upah tukang naik menjadi Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu per waktu kerja," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved