Solo Minim Sekolah Negeri Inklusif

Solo Minim Sekolah Negeri Inklusif, diharapkan bisa ada penambahan khususnya SMP.

Solo Minim Sekolah Negeri Inklusif
TribunSolo.com/Ryantono
Staff Pengolah Data UPT Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Syarifudin. 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jumlah sekolah negeri berbasis inklusif di Solo masih minim, diharapkan bisa ada penambahan khususnya sekolah menengah pertama (SMP).

Hal ini terus menjadi pembahasan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Solo.

Staff Pengolah Data UPT Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif, Syarifudin Amrullah mengatakan, memang butuh ada tambahan sekolah apalagi pada tingkat SMP.

"Kalau SD saya kira sudah cukup banyak, hanya SMP ini yang masih kurang," terang Syarifudin, Rabu (12/6/2019).

Tingkatkan Literasi dan Inklusi, BEI Solo Edukasikan Pasar Modal Bagi Masyarakat Pedesaan

Saat ini menurut Syafrudin, dari 9 sekolah inklusif di Solo, 4 diantaranya berstatus sekolah negeri dan 5 berstatus swasta.

Dari sembilan sekolah berbasis inklusif yang ada itu, memiliki siswa mencapai 63 orang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

"Swasta memang lebih banyak sekolah yang menerima anak inklusi ini, makananya kalau terkait jumlah sekolah negeri khususnya SMP kita dorong," jelasnya.

"Kita juga tidak hanya mendorong di Solo, wilayah luar solo kalau ada yang datang ke kita (Solo) untuk sekadar konsultasi tetap kita layani," tuturnya.

Hal ini juga terus menjadi bahan diskusi di internal UPT Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif, sehingga diharapkan pelayanan untuk ABK semakin bagus kedepan. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved