Warga Kampung Jogobayan Solo Tolak Penyertifikatan Tanah Fasilitas Umum

Warga Kampung Jogobayan RT 04 RW 06, Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari membuat surat penolakan penyertifikatan tanah fasilitas umum.

Warga Kampung Jogobayan Solo Tolak Penyertifikatan Tanah Fasilitas Umum
TribunSolo.com/Ryantono
Warga Kampung Jogobayan RT 04 RW 06, Kelurahan Stabelan.   

Laporan wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Kampung Jogobayan RT 04 RW 06, Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari membuat surat penolakan penyertifikatan tanah fasilitas umum.

Koordinator warga Mochamad Toya mengatakan, ada belasan warga yang sudah menandatangani surat penolakan ini.

"Itu tanah fasilitas umum tapi ada warga secara pribadi mengajukan sertifikat diikutkan program sertifikasi tanah di kelurahan," katanya.

Fenomena Banjir Ribuan Kendaraan di Samsat Sukoharjo, Begini Penjelasannya

Jadi, Toya dan warga lainnya menolak hal tersebut. Sebab, tanah itu bukan milik pribadi tapi fasilitas umum.

Mereka membuat surat yang sudah dilayangkan pada Kelurahan Stabelan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Warga tidak ingin ada warga yang memanfaatkan fasilitas umum untuk keuntungan pribadi.

Rujak Cingur Bu Mella di Surabaya Harga Rp 60 Ribu Viral, Food Traveler KokoBuncit Ungkap Porsinya

"Kalau sampai itu jadi gimana wong itu milik umum," terang Toya.

"Kami sudah katakan langsung ke Kelurahan bagaimana jangan sampai sertifikat itu jadi," tambah Toya. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved