7.426 Pemudik Mengikuti Program Arus Balik Mudik Gratis Bersama PT Jasa Raharja

Program balik tahun ini diikuti 7.426 lebih peserta, dibagi 4.130 menggunakan armada bis dan 3.296 menggunakan kereta api

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Garudea Prabawati
TribunSolo.com/Agil Tri
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin saat memberangkatkan bis arus balik di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis, (13/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebanyak 7.426 pemudik mengikuti program arus balik mudik gratis yang diselenggaran oleh PT. Jasa Raharja (Persero), Kamis, (13/6/2019).

Tahub ini, PT. Jasa Raharja (Persero) kembali membuat program 'BUMN Balik Bareng 2019', pada periode arus balik lebaran 2019.

Menurut sekretaris Perusahaan PT. Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dibandingkan dengan tahun 2018, terdapat peningkatan jumlah penumpang sebesar 18.10%,

Dari 7.426 pemudik yang terdaftar, mereka dibagi menjadi dua kelompok, yang mana satu kelompok menggunakan bis dan kelompok lainnya menggunakan kereta api.

"Program balik tahun ini diikuti 7.426 lebih peserta, dibagi 4.130 menggunakan armada bis dan 3.296 menggunakan kereta api," katanya kepada awak media, Jumat (14/6/2019)

Pemberangkatan arus balik untuk wilayah Soloraya dengan menggunakan bis dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali dengan tujuan Kampung Rambutan Jakarta.

Selain di Boyolali, lokasi pemberangkatan Mudik Balik Bersama Jasa Raharja tahun 2019 ini juga ada di Kota Surabaya, Semarang dan Malang.

Pemberangkatan dilakukan dalam dua hari yaitu Kamis, 13 Juni 2019 dan Jumat, 14 Juni 2019.

Pada hari pertama, pemberangkatan dilakukan melalui halaman Asrama Haji Donohudan Boyolali dengan 70 bus.

Juga melalui moda transportasi Kereta Api (KA) dari Surabaya via Solo (St. Surabaya Gubeng - St. Pasar Senen) dengan 1 rangkaian KA dan dari Surabaya via Solo (St. Pasar Turi – St.Pasar Senen) dengan 1 rangkaian KA.

Sedangkan pada hari kedua, pemberangkatakn dilakukan dengan moda transportasi KA.

Dari Semarang dengan rute St. Semarang Tawang - St. Pasar Senen dengan 1 Rangkaian KA, dari Surabaya Via Solo (St. Surabaya Gubeng – St. Pasar Senen) dengan 1 rangkaian KA, dan dari Malang (St. Malang – St. Pasar Senen) dengan 1 Rangkaian KA.

Harwan menambahkan, bahwa pemilihan waktu pelaksanaan Balik Mudik sendiri bertujuan untuk mengurangi kepadatan jalan menuju Jakarta.

Dengan demikian kenyamanan dan keselamatan dapat terjaga dengan baik saat Mudik.

Acara balik gratis diberangkatkan oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, didampingi Haryo Pamungkas (Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Jawa Tengah) dan ), Wanda P. Asmoro (Kepala Perwakilan PT. Jasa Raharja Surakarta), Totok Ery Sukamto (Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Sukoharjo) dan sejumlah pejabat Polda Jateng dan instansi terkait.

Kepada pengemudi bis, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin berpesan agar hati hati meskipun mendapat pengawalan dari kepolisian.

"Kalau capek istirahat dan tetap hati hati," pesan Taj Yasin.

Dan pesan Wagub untuk pemudik agar tetap menjaga kearifan lokal Jawa, baik unggah ungguhnya maupun bahasa. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved