Perubahan Nama Favehotel Manahan Solo Diharapkan Mampu Dongkrak Okupansi

Dengan adanya perubahan nama tersebut, diharapkan okupansi yang selama ini mencapai angka 70% di tahun 2019 ini bisa naik di angka 75%.

Perubahan Nama Favehotel Manahan Solo Diharapkan Mampu Dongkrak Okupansi
TribunSolo.com/Eka Fitriani
(Kedua dari kanan) Cluster General Manager favehotel Solo favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru, Ika Florentina saat Pesta Rakyat di Manahan Solo, Sabtu (15/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perubahan nama favehotel Adisucipto Solo menjadi favehotel Manahan Solo diharapkan mampu menambah okupansi hotel.

Hal tersebut diungkapkan Cluster General Manager favehotel Solo favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru, Ika Florentina saat Pesta Rakyat di Manahan Solo.

"Dengan adanya perubahan nama tersebut, diharapkan okupansi yang selama ini mencapai angka 70% di tahun 2019 ini bisa naik di angka 75%," katanya kepada Tribunsolo.com, Sabtu (15/6/2019) siang.

"Sehingga mampu menandingi favehotel Solo baru yang selama ini stabil dengan okupansi 80% di tahun 2019 ini," katanya.

Dalam pergantian nama tersebut, favehotel Manahan Solo menggelar acara ceremony dengan mengundang masyarakat sekitar.

Konsep ceremony pergantian nama hotel dengan mengadakan pesta rakyat ini sengaja diangkat sebagai ungkapan rasa syukur.

Ika membeberkan puncak acara ini digelar dengan pesta durian.

Yang mana terdapat gunungan 100 durian yang telah dibagikan kepada masyarakat.

Selain itu ada juga makanan rakyat dengan stal-stal terdiri dari aneka makanan andalan favehotel Solo.

Yakni soup herbal, nasi bakar, tengkleng Solo, nasi liwet dan sate bakso serta dawet ayu dan berbagai sajian khas Solo lainnya.

"Acara ini juga didukung oleh PMI Surakarta yang mengadakan donor darah di tempat acara," katanya.

"Ada juga Ella Skin Care yang menyediakan fasilitas totok wajah dan peeling untuk pengunjung acara, serta RS Indriati yang menyadiakan fasilitas cek kesehatan , serta OPPO yang mendukung acara ini beserta sponsor lainnya," katanya.

Perubahan nama ini sendiri dilakukan karena favehotel Manahan Solo berlokasi dekat dengan Stadion Manahan dan lebih dikenal dengan Manahan dibanding dengan Adi Sucipto.

Penamaan tersebut diubah agar saat ada tamu melakukan pencarian di wilayah hotel di Manahan, maka favehotel Manahan Solo bisa muncul. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved