4 Fakta Petani Ganja di Karo: Dikonsumsi Pribadi hingga Dijual ke Teman Rp 100 Ribu per Paket

Seorang petani berinisial NG (53) menanam ganja di ladang tomat awalnya hanya untuk pengobatan penyakit diabetes yang dideritanya.

4 Fakta Petani Ganja di Karo: Dikonsumsi Pribadi hingga Dijual ke Teman Rp 100 Ribu per Paket
(TRIBUN MEDAN/M NASRUL)
Kasatres Narkoba Polres Tanah Karo AKP Sopar Budiman (kanan), melihat tanaman ganja yang ditanam oleh oknum petani tomat, di Desa Semangat, Kecamatan Merdeka, Jumat (14/6/2019) kemarin. 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang petani berinisial NG (53) menanam ganja di ladang tomat awalnya hanya untuk pengobatan penyakit diabetes yang dideritanya.

Namun, setelah beberapa saat berlalu, dirinya menjual ganja tersebut ke warga dengan mematok Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per paket.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, NG pun terpaksa berurusan dengan polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Sudah tujuh bulan menanam ganja

Petani berinisial NG, asal Desa Semangat, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengaku sudah menanam ganja di samping tanaman tomat di ladangnya selama 7 bulan.

Awalnya, ganja tersebut hanya dikonsumsi pribadi, yaitu untuk mengobati penyakit diabetes yang dideritanya.

Petani Asal Karo Sumatera Utara Ini Tanam Ganja di Ladangnya, Dan Dijual Per Paket Rp 50 Ribu

Namun jika ada pesanan dari orang lain, dia akan menjual ganja yang dia tanam seharga Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per paket.

"Udah di tanam 7 bulan lah, dua batang, sebenarnya untuk pakai sendiri."

"Tapi karena udah banyak gini, kalo ada yang minta ku kasih, harganya Rp 50.000 setiap kali orang beli."

Halaman
123
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved