Bawaslu Kota Solo Buka Opsi Adukan KPU Solo ke DKPP Bila Tak Laksanakan Putusan Sidang Kasus Wawanto

Sebelumnya,Bawaslu RI menolak permintaan koreksi KPU Solo atas putusan Bawaslu Kota Solo terkait kasus Caleg Dapil IV dari PDIP, Wawanto.

Bawaslu Kota Solo Buka Opsi Adukan KPU Solo ke DKPP Bila Tak Laksanakan Putusan Sidang Kasus Wawanto
TribunSolo.com/Ryantono
Suasana Kantor Bawaslu Kota Surakarta di Penumping, Kecamatan Laweyan, Surakarta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo bakal mengadukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bila tidak melaksanakan putusan sidang kasus Caleg PDIP Dapil IV, Wawanto.

Komisioner Bawaslu Kota Solo Arif Nuryanto mengatakan, berkaitan dengan adanya penolakan koreksi putusan sidang kasus tersebut pihaknya sudah melakukan tindak lanjut.

"Kami mendorong KPU Solo melaksanakan putusan tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," papar dia pada Tribunsolo.com, Selasa (18/6/2019).

Bawaslu Kota Solo terus mengawal dan mengawasi adanya putusan Bawaslu Republik Indonesia (RI) tersebut.

"Berdasarkan pasal 462 dan pasal 464, Undang-Undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum KPU harus menindaklanjuti putusan sidang," terang dia.

"Tindak lanjut paling lama tiga hari setelah putusan dibacakan," katanya.

Bila tidak melaksanakan putusan yang ada Bawaslu Kota Surakarta bakal melaporkan KPU Solo ke DKPP.

Sebelumnya,Bawaslu RI menolak permintaan koreksi KPU Solo atas putusan Bawaslu Kota Solo terkait kasus Caleg Dapil IV dari PDIP, Wawanto.

Kasus Wawanto tersebut yakni adanya dugaan  penambahan dan pengurangan suara pemilu legislatif (Pileg) 2019 di 38 TPS di Kelurahan Nusukan.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved