Management Persis Solo Dituding Mengecewakan, Pembina Pasoepati: Berapa Persen Saham Mereka?

"Selama ini Persis milik masyarakat Solo, tapi melakukan launching di Madiun, jelas kecewa berat," kata Ginda Ferachtriawan.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Garudea Prabawati
TribunSolo.com/Ryantono
Dok Pembina Pasoepati sekaligus Anggota Komisi I DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembina Pasoepati sekaligus  Anggota Komisi I DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan mengaku kecewa dengan management Persis Solo.

Apalagi dengan adanya launching tim di Madiun, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu jelas menjadi hal yang kurang bagus.

"Selama ini Persis milik masyarakat Solo, tapi melakukan launching di Madiun, jelas kecewa berat," kata Ginda Ferachtriawan pada Tribunsolo.com, Selasa (18/6/2019).

Berdasarkan hal tersebut, dia jadi ingin menelisik sebenarnya berapa saham yang dimiliki oleh management ini.

"Soalnya klub internal kan juga memiliki saham," papar Ginda.

"Kalau boleh ijinkan untuk dibeli balik sehingga benar-benar bisa menjadi bagian dari Solo," tambah Ginda.

Sebab, Persis Solo harusnya menjadi milik masyarakat Solo.

Namun, ketika berbicara bahasa hukum dan bisnis menjadi pertanyaan Ginda terkait siapa yang menjadi pemilik sahamnya.

Jadi, dia mengajak management terbuka soal saham ini.

Sebelumnya, Pasoepati sebagai suporter Laskar Sambernyawa merasa tidak dianggap oleh manajement Persis Solo.

Sebab, sejak Sigit Haryo Wibisono (SHW) menjadi Pemilik Klub Persis Solo hingga saat ini, komunikasi antara manajemen dan suporter seakan terputus.

"Seperti yang terjadi beberapa waktu ini, kami minta bertemu dengan suporter saja manajeman tak mau," tambah Presiden DPP Pasoepati, Aulia Haryo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved