Kasus Dugaan Korupsi Umbul Ponggok

Diduga Selewengkan Dana Umbul Ponggok Rp 21,6 Miliar, Kades Ponggok Klaten Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Penyelewengan Umbul Ponggok Rp 21,6 Miliar, Kades Ponggok Klaten Dilaporkan ke Polisi

Diduga Selewengkan Dana Umbul Ponggok Rp 21,6 Miliar, Kades Ponggok Klaten Dilaporkan ke Polisi
TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA
Wisatawan di Umbul Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Polres Klaten menerima pelimpahan laporan dugaan penyelewengan dana dan aset Badan Usaha Milik Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri yang di antara usahanya berupa Umbul Ponggok sebesar Rp 21,6 miliar.

Adapun pihak yang dilaporkan yakni Kepala Desa (Kades) Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Junaedi Mulyono.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah mewakili Kapolres Klaten Aries Andhi mengungkapkan, penanganan laporan tersebut karena sebelumnya ada limpahan dari Direskrimum Polda Jateng bernomor B/ 7466/ V/ Res.1.11/ 2019 tanggal 14 Mei.

"Kasus ini merupakan pelimpahan dari Polda Jateng ke Polres Klaten atas laporan dari LSM Jaringan Guna Advokasi Anggaran (Jaguar)," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Rabu (19/6/2019).

Umbul Ponggok Klaten Masuk Nominasi Tujuan Wisata Terbaru Terpopuler 2018, Ini Cara Mendukungnya

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, LSM Jaguar melaporkan tudingan penyelewengan dana dan aset pengelolaan di BUMDes Tirta Mandiri Ponggok oleh Kades Junaedi Mulyono, sehingga kerugian yang harus ditelan sebesar Rp 21,6 miliar.

Menurut Dicky membenarkan, laporan yang tengah digarap karena limpahan dari Polda Jateng, terkait dengan dugaan penyelewengan dana BUMDes yang digunakan untuk membeli aset.

"Ini baru laporan awal kita masih periksa dan panggil saksi," papar AKP Dicky.

Kpw BI Solo Gulirkan Rencana Pengembangan Sistem Non Tunai di Umbul Ponggok dan Sangiran

Dia menambahkan, sampai saat ini Polres Klaten masih awal melakukan pemeriksaan dugaan kasus, sehingga baru memanggil beberapa saksi terkait kasus tersebut.

"Status masih saksi, semua masih kita klarifikasi terlebih dahulu," terang dia.

Untuk diketahui, BUMDes Tirta Mandiri Ponggok bergerak dalam industri pariwisata di Desa Ponggok.

Salah satu unit usaha yang paling terkenal seantero negeri yakni Umbul Ponggok atau mata air yang menjadi wisata underwater dengan berbagai pilihan bagi pengunjung.

Selain itu ada Ponggok Ciblon, Toko Desa, Pusat Studi Desa & EO, selain itu memiliki divisi untuk pelayanan masyarakat desa. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved