Jumlah Kasus DBD di Sukoharjo Meningkat 700 Kasus Pada Semester Pertama Tahun 2019

Pada semester pertama tahun 2019 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mencatat terdapat 248 kasus DBD.

Jumlah Kasus DBD di Sukoharjo Meningkat 700 Kasus Pada Semester Pertama Tahun 2019
TribunSolo.com/Agil Tri
Plt Kepala DKK Sukoharjo, dr Yunia Wahdiyati 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sukoharjo meningkat drastis di 2019 dibandingkan tahun 2018 lalu.

Pada semester pertama tahun 2019 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mencatat terdapat 248 kasus DBD.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala DKK Sukoharjo, dr Yunia Wahdiyati saat ditemui berbincang dengan TribunSolo.com, rabu (19/6/2019).

"Hingga pertengan Juni 2019  ini tercatat 248 kasus DBD dari 12 Kecamatan di Sukoharjo," katanya.

248 kasus dengan rincian di Kecamatan Sukoharjo dengan 45 kasus, Polokarto dengan 32 kasus, Kecamatan Kartasura dengan 28 kasus, Kecamata Grogol dengan 23 kasus, Kecamatan Weru dengan 20 Kasus.

Kecamatan Baki dan Mojolaban dengan 18 kasus, Kecamatan Bendosari 17 kasus, Kecamatan Tawangsari 15 kasus, Kecamatan Nguter 12 kasus, Kecamatan Bulu 11 kasus, dan Kecamatan Gatak 9 kasus.

Padahal, pada tahun 2018 lalu, DKK hanya mencatat 35 kasus DBD.

Yunia mengatakan, faktor musim penghujan masih menjadi penyebab utama maraknya penyakit DBD, karena banyak lingkungan yang terjadi genangan air untuk tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

"Kalau saat ini kan musim udah sudah hampir tidak ada, sehingga tidak ada genangan air."

"Berarti yang dicurigai berpotensi penularan adalah indukan nyamuk dalam rumah," jelasnya.

Perilaku masyakat di dalam rumah yang malas menjaga kebersihan rumah, menjadikan sarang bagi nyamuk.

Sehingga, perilaku masyarakat di dalam rumah juga sebagai salah satu potensi penularan.

"Selain itu, penularan juga bisa terjadi karena adanya pendatang, yang di kost atau kontrakan, sehingga menulari orang lain," terangnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved