Kisah Warga Kampung Leng, Demi Jaga Hutan Lindung Rela Hidup Tanpa Listrik dan Akses Pendidikan

Di kampung tersebut tidak ada listrik, sekolah, air bersih, pelayanan kesehatan, bahkan kios untuk belanja.

Kisah Warga Kampung Leng, Demi Jaga Hutan Lindung Rela Hidup Tanpa Listrik dan Akses Pendidikan
(KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS)
Keluarga di Kampung Leng, Desa Wairterang, Kaupaten Sikka, Flores, NTT, Selasa (18/6/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, MAUMERE - Demi menjaga kelestarian hutan lindung Egon Ilin Medo, yang terletak di Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikk, Nusa Tenggara Timur (NTT), puluhan kepala keluarga rela tinggal di kampung yang berada di tengah hutan tersebut dengan segala keterbatasan.

Bernama Kampung Leng, lokasi tersebut ditinggali oleh sekitar 20 kepala keluarga.

Marianus Nong, salah seorang kepala keluarga Kampung Leng menyebut sejak tahun 1930-an hingga sekarang, nenek moyang warga Kampung Leng memilih tetap menetap di tengah hutan lindung Egon Ilin Medo.

Di kampung tersebut tidak ada listrik, sekolah, air bersih, pelayanan kesehatan, bahkan kios untuk belanja.

Warga Kampung Leng benar-benar hidup dalam keterbatasan dan tidak mendapatkan fasilitas seperti masyarakat lainnya.

"Kami di sini sedih. Kami minum air di kali dengan jarak dua kilometer dari kampung, anak-anak tidak bisa mengenyam pendidikan karena sekolah tidak ada, kalau ada keluarga yang sakit kami harus gotong pakai bambu dan melewati jalan terjal sejauh 10 kilometer, itulah kondisi kami di sini," ungkapnya dilansir Tribunsolo.com dari Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

 Ia mengatakan, untuk penerangan malam, warga di Kampung Leng mengandalkan lampu pelita dengan bahan bakar minyak tanah.

Kata Marianus, untuk mendapatkan minyak tanah, warga Kampung Leng harus turun ke ibukota Kecamatan Waigete.

"Dari kampung ini kita jalan kaki di tengah hutan dengan jalan sempit dan curam.

Pokoknya kami kalau mau belanja barang kebutuhan rumah tangga itu, pulang pikul barang dengan jalan kaki.

Halaman
123
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved