Menteri Agama dan Khofifah, Hari Ini Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Jual Beli Jabatan

Lukman Hakim Saifuddin dan Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hari ini.

Menteri Agama dan Khofifah, Hari Ini Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Jual Beli Jabatan
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Menteri Agama Lukman Hakim memberikan keterangan pers hasil sidang isbat di Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (14/06/2018). Pemerintah menetapkan hari raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Keduanya akan bersaksi untuk dua terdakwa. Masing-masing yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin.

Dalam kasus ini, nama Lukman disebut dalam surat dakwaan yang dibuat jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lukman disebut menerima suap Rp 70 juta.

KPK: Uang Rp 70 Juta yang Disita Bukan dari Laci Kerja Menag Lukman Hakim

Menurut jaksa, perbuatan Lukman menerima suap itu dilakukan bersama-sama dengan M Romahurmuizy yang merupakan anggota DPR sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Romy disebut memerintahkan Lukman Hakim yang merupakan kader PPP, agar tetap mengangkat Haris Hasanudin sebagai kepala kanwil Kemenag Jatim.

Padahal, secara persyaratan, Haris dinilai tidak layak lolos seleksi, karena masih menjalani hukuman disiplin pegawai negeri.

Menurut jaksa, pada 1 Maret 2019, di Hotel Mercure Surabaya, Haris melakukan pertemuan dengan Lukman Hakim.

Dalam pertemuan tersebut, Lukman menyampaikan bahwa ia akan tetap mengangkat Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Kemudian, Haris memberikan uang kepada Lukman sejumlah Rp50 juta.

Cerita Staff Pribadi soal Detik-detik Operasi Tangkap Tangan Romahurmuziy

Selanjutnya, pada 4 Maret 2019, Haris diangkat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : B.II/04118 dan dilantik pada 5 Maret 2019.

Kemudian, pada 09 Maret 2019, bertempat di Tebu Ireng Jombang, Haris kembali memberikan uang sejumlah Rp 20 juta kepada Lukman Hakim melalui Herry Purwanto.

Dalam persidangan sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Mohamad Nur Kholis Setiawan mengaku diperintah oleh Lukman Hakim Saifuddin, untuk memenangkan Haris Hasanudin dalam seleksi calon kepala kantor wilayah Kemenag Jawa Timur. Padahal, Haris dinyatakan tidak lolos seleksi oleh panitia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menteri Agama dan Khofifah Dipanggil Jadi Saksi di Pengadilan Tipikor"
Penulis : Abba Gabrillin

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved