Mulai Jumat Pekan Depan, Pemilik Warung Olahan Daging Anjing di Karanganyar Dilarang Buka Lapak Lagi

Pemkab. Karanganyar meminta kepada pemilik warung sate jamu atau kuliner olahan daging anjing supaya tidak lagi menjajakan olahan daging anjing.

Mulai Jumat Pekan Depan, Pemilik Warung Olahan Daging Anjing di Karanganyar Dilarang Buka Lapak Lagi
Kompas.com/Ervan Hardoko
Salah satu warung yang menyediakan kuliner berbahan dasar daging anjing di kota Solo, Jawa Tengah. 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta kepada pemilik warung sate jamu atau kuliner olahan daging anjing supaya tidak lagi menjajakan olahan daging anjing pada Jumat depan, (28/6/2019).

Pernyataan itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat acara audiensi dengan para pemilik warung sate jamu yang ada di Kabupaten Karanganyar di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (20/6/2019).

Setelah dilakukan pendataan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Karanganyar, tercatat ada sebanyak 37 warung sate jamu yang beroperasi di Karanganyar.

Penyebarannya berada di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar di antaranya, Kecamatan Jaten, Tasikmadu, Mojogedang, Karanganyar dan lain-lain.

Juliyatmono mengatakan, kegiatan siang ini merupakan silaturahmi dengan para pemilik warung anjing, sebagai komitmen menjaga kesehatan dan generasi di Karanganyar.

"Karena anjing bukan hewan ternak untuk dikonsumsi atau makanan pokok, apalagi lauk pauk. Di samping berpenyakit rabies juga penyakit lainnya," katanya kepada para wartawan, Kamis (20/6/2019).

Hati-hati, Sering Konsumsi Daging Merah Berpotensi Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Ia juga meminta kepada para pemilik warung sate jamu untuk beralih profesi yang lain.

"Kita ingin supaya pemilik warung itu alih profesi. Kita berikan bantuan modal masing-masing Rp 5 juta. Secara pribadi akan kita sentuh apa yang menjadi persoalan inti agar mereka bisa lebih sukses dari profesi yang sekarang," terangnya.

Orang nomor satu di Bumi Intan Pari itu menyampaikan, supaya para pemilik warung sate jamu untuk persiapan tidak beroperasi lagi atau menjajakan masakan daging anjing pada Jumat (28/6/2019).

"Dalam satu minggu, saya minta persiapan. Jumat depan sudah tidak ada warung anjing di Karanganyar. Selama 6 bulan akan kita pantau, bagaimana keberhasilan keluar dari zona yag selama ini dia tekuni. Akan terus kita pantau supaya mereka bisa sukses dengan alih profesi," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved