Pacu Jenjang Karier, ASN Solo Diminta tingkatkan Pendidikan

Pemkot Surakarta mendorong para pegawai negeri sipil (PNS) untuk tingkatkan jenjang pendidikan.

Pacu Jenjang Karier, ASN Solo Diminta tingkatkan Pendidikan
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Pelantikan 64 pejabat eselon hasil mutasi pegawai di Balai Kota Surakarta, Solo, Kamis (20/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Surakarta mendorong para pegawai negeri sipil (PNS) untuk tingkatkan jenjang pendidikan.

Hal ini dianggap penting guna memacu jenjang karir pegawai yang bersangkutan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo usai melantik 64 pejabat eselon hasil mutasi pegawai di Balai Kota Surakarta.

"Yang masih lulusan strata satu (S1) kami minta bersedia sekolah lagi, marena jabatan karir pemerintahan bagi lulusan S1 tidak bisa menjadi kepala dinas," katanya Kamis (20/6/2019) siang.

"Kalau lulusan S1 ya kepala bidang (kabid)," ujarnya.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil memang mengamanatkan syarat dedikasi pegawai itu minimal S1.

Namun jika bicara persaingan dan terdapat lulusan S1 dan S2 yang mendaftar seleksi pejabat eselon, tentu kans-nya lebih bagus lulusan S2.

"Meskipun jenjang pendidikan bukan syarat mutlak," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Rakhmat Sutomo, Kamis (20/6/2019) siang.

Peningkatan jenjang akademis tersebut setidaknya mampu membantu Pemkot menyeleksi personel untuk ditempatkan di posisi tertentu.

Apalagi Pemkot mulai menghadapi tantangan besar dalam menyeleksi calon pejabat eselon.

Hal tersebut lantaran jumlah pegawai yang pensiun dan ketersediaan personel yang mumpuni dari berbagai aspek tidak sebanding. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved