Bocah Viral dari Lereng Merbabu Boyolali

Juwadi, Bocah Lereng Merbabu yang Jadi Tulang Punggung Keluarga sudah Dapat Bantuan Pemerintah

Keluarga Juwadi sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah yakni berupa Program Keluarga Harapan (PKH).

Juwadi, Bocah Lereng Merbabu yang Jadi Tulang Punggung Keluarga sudah Dapat Bantuan Pemerintah
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Juwadi bersama buliknya Sendet, dan ibunya, Sutinem di rumahnya di lereng Gunung Merbabu, Dukuh Malibari, Desa Ngargoloko, Kecamatan Ampel, Boyolali, Sabtu (22/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Keluarga Juwadi sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah yakni berupa Program Keluarga Harapan (PKH).

Bulik Juwadi, Sendet (56) warga Dukuh Malibari, Desa Ngargoloko, Kecamatan Ampel mengatakan, keluarga ponakannya tersebut sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

"Sudah dapat bantuan ada PKH itu setiap tiga bulan sekali dapat uang, jaminan kesehatan," kata Sendet pada TribunSolo.com, Sabtu (22/6/2019).

"Kalau program apa namanya itu saya lupa, sudah dapat kok," tambah Sendet.

Berbagai bantuan tersebut berupa beras, juga ada untuk menghidupi keluarga Juwadi (15) bersama ibu dan adik-adiknya.

Kumpulan Potret Rumah Juwadi Bocah Lereng Merbabu Boyolali yang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sebelumnya diberitakan, Juwadi (15) warga Dukuh Malibari, Desa Ngargoloko, Kecamatan Ampel terpaksa menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya, Mitro Slamet meninggal.

Mereka tinggal di sebuah rumah yang masih beralaskan tanah dan berdinding gedek (anyaman bambu) di kawasan lereng Merbabu.

Kondisi rumahnya juga seadanya, tidak banyak perabotan dalam rumah juga tidak ada sarana seperti kamar mandi dan lain sebagainya.

Selama ini Juwadi bekerja sebagai buruh aspal   serabutan untuk menghidupi keluarganya dibantu adik almarhum ayahnya, Sendet (56) dan warga sekitar.

Bagian kamar rumah Juwadi (15) di Dukuh Malibari, Desa Ngargoloko, Kecamatan Ampel, Boyolali. Juwadi terpaksa menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia.
Bagian kamar rumah Juwadi (15) di Dukuh Malibari, Desa Ngargoloko, Kecamatan Ampel, Boyolali. Juwadi terpaksa menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia. (TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO)
Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved