Kirab Budaya Kelurahan 'Nggilingan' Solo, Diikuti 21 Rukun Warga
Setiap RW membawa gunungan ketupat yang dihias dengan beberapa jenis sayuran seperti terong, wortel hingga buah-buahan.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 21 Rukun Warga (RW) dari kelurahan Gilingan, Solo mengikuti Kirab Kupatan Tirtonadi pada Minggu (23/6/2019) sore.
Acara tahunan ini melibatkan ribuan warga masyarakat, baik sebagai peserta maupun sebagai penonton.
Kirab dimulai dari lantai atas Terminal Tipe A Tirtonadi.
Pada Kirab Nggilingan kali ini menggambil tema Gregahing Warga Hambangun Kuncaraning Negara.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Lurah Gilingan, Joko Partono dan Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Joko Sutriyanto.
Kirab mengambil rute Terminal Tirtonadi - Jl Setia Budi - Jl Salak - Jl Kutilang - Simpang 4 Dewa Dewi - Perempatan Munggung dan akan mengambil titik akhir di gedung Kelurahan Gilingan.
• Jalan Juwangi Boyolali Diperbaiki, Pekerja Sebut Tak Ada Kaitannya dengan Saksi Prabowo di Sidang MK
Setiap RW membawa gunungan ketupat yang dihias dengan beberapa jenis sayuran seperti terong, wortel hingga buah-buahan.
"Kegiatan ini memang rutin diadakan setiap tahun dan sudah ke-5 kali diadakan," kata ketua panitia, Suprapto, Minggu (23/6/2019) sore.
"Setiap bulan syawal kita selalu nengadakan kirab, sekaligus menambah rasa gotong royong untuk kelurahan Gilingan," katanya.
Selain membawa gunungan, warga Gilingan juga berinisiatif untuk ikut berpartisipasi dengan menunjukkan kreatifitasnya.
Beberapa RW menyuguhkan berbagai atraksi seperti barongsai, batik carnival hingga parade pakaian daerah anak-anak.
Di sepanjang jalan rute, kirab ini sudah dinantikan oleh warga.
Mereka terlihat antusias dan mulai menunggu sejak siang hari.
Kebanyakan dari warga sudah menunggu kirab di kantor Kelurahan Gilingan untuk berebut isi gunungan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gunungan.jpg)