Suhu Ekstrem di Gunung Lawu, Pendaki Pemula Disarankan Tidak Naik Gunung hingga Suhu Normal

Sejak beberapa hari ini suhu udara di Gunung Lawu relatif rendah antara 8°C - 9°C (derajat Celcius).

Suhu Ekstrem di Gunung Lawu, Pendaki Pemula Disarankan Tidak Naik Gunung hingga Suhu Normal
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
Pendaki berfoto di area Puncak Hargo Dumilah Gunung Lawu, Jawa Timur, Jumat (29/12/2017). Sejumlah pendaki memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk mendaki Gunung Lawu 

TRIBUNSOLO.COM - Sejak beberapa hari ini suhu udara di Gunung Lawu relatif rendah antara 8°C - 9°C (derajat Celcius).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau pendaki yang hendak ke Puncak Gunung Lawu lebih waspada menyiapkan savety dan bekal cukup.

"Sebaiknya kalau belum pernah muncak (mendaki) di Gunung Lawu atau pemula, lebih baik saat ini diurungkan, bisa dilakukan bila cuaca sudah kembali cerah," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra kepada Surya, Minggu (23/6).

Pemilik Warung di Gunung Lawu Pilih Tutup Selama Puasa karena Sepi Pendaki

Dikatakan Fery, sampai hari ini, Minggu (23/6/2019) belum ada rencana penutupan jalur pendakian di Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

"Hanya himbauan himbauan saja sampai hari ini, Minggu (23/6). Belum ada rencana menutup pintu pendakian Cemorosewu, kalau pun ada rencana menutup jalur pendakian, pasti ada koordinasi dengan instansi terkait," jelas Fery.

Tapi, tambah Fery Yoga, bagi pendaki yang masih belum pernah mendaki puncak Gunung Lawu atau pendaki pemula, sebaiknya ditunda dulu sampai cuaca kembali cerah.

Sebab, selain minim perencanaan dan persiapan, pendaki pemula belum banyak pengetahuan hak hal non teknis, seperti pengetahuan hipotermia dan tanda tandanya.

"Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh pendaki menurun drastis hingga di bawah 35°C (derajat celcius), suhu tubuh jauh di bawah normal, fungsi sistem saraf dan organ tubuh, akan mengalami gangguan. Dan ini bisa membawa kematian, karenanya dihimbau pendaki pemula tidak muncak dikondisi ini," jelas Fery Yoga Saputra.

Selain itu, lanjut Fery Yoga, pendaki diingatkan agar tak menyalakan api unggun untuk perapian, karena kondisi dipuncak Gunung Lawu saat ini relatif kering, apalagi ditambah angin kencang.

"Sesuai rilis BMKG kepada BPBD cuaca ekstrem di Puncak Lawu ini diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang, atau sekitar dua bulan lagi,"kata Fery.

Cerita Irwan Hidayat, Sido Muncul Pesan Kunyit dari Lereng Gunung Lawu Mencapai 2-3 Ton Per Hari

Kondisi puncak Gunung Lawu itu dibenarkan dua pendaki asal Purwakarta yang mengaku berada dua malam di puncak Gunung Lawu.

"Benar kondisi suhu di puncak Gunung Lawu fluktuasi antara 8°C - 9°C, sangat dingin sekali," tutur Aris, yang mendaki Gunung Lawu bersama Habib, keduanya warga Purwakarta, Jawa Barat kepada Surya.co.id, Minggu (23/6/2019).

Aris bahkan mengingatkan agar pendaki yang belum pernah mendaki Gunung Lawu untuk tidak coba-coba naik. 

"Sebaiknya jangan naik deh, kalau masih belum ada pengalaman muncak (mendaki) di Gunung Lawu. Apalagi bekal yang dibawa tidak cukup, ini menyangkut keselamatan," kata Aris yang dibenarkan Habib. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pendaki Gunung Lawu Diingatkan Suhu Ekstrem, Hal - Hal ini Rawan Terjadi
Penulis: Doni Prasetyo

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved