BPBD Magetan Sediakan Raket Gepyok untuk Antisipasi Kebakaran Hutan Gunung Lawu

BPBD Kabupaten Magetan di Jawa Timur khusus memesan raket gepyok untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Gunung Lawu.

BPBD Magetan Sediakan Raket Gepyok untuk Antisipasi Kebakaran Hutan Gunung Lawu
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
Pendaki berfoto di area Puncak Hargo Dumilah Gunung Lawu, Jawa Timur, Jumat (29/12/2017). Sejumlah pendaki memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk mendaki Gunung Lawu 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan di Jawa Timur khusus memesan raket gepyok untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Gunung Lawu.

Saat ini memasuki musim kemarau, hutan sekitar Gunung Lawu rawan terbakar.

Hal itu dikatakan oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra kepada Kompas.com, Rabu (26/6/2019).

Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Magetan telah mengirimkan permintaan ratusan raket gepyok ke BPBD Provinsi Jawa Timur. 

"Pengajuan kami sebelum Lebaran kemarin sebanyak 200 buah, tapi kami masih menunggu realisasinya berapa yang turun,” ujarnya.

Suhu Ektrem di Puncak Gunung Lawu Minus 3 Derajat Celsius, Seorang Pendaki Dilaporkan Pingsan

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, raket gepyok menurut Fery sangat efektif untuk melakukan upaya pemadaman api jika terjadi kebakaran hutan di Gunung Lawu.

Peralatan yang terbuat dari besi dan kawat tersebut lebih mudah digunakan di medan kebakaran yang jauh dari sumber mata air.

"Kalau lokasi kebakaran jauh dari akses jalan dan sulit dijangkau pemadam peralatan tersebut cukup efektif,” imbuhnya. 

Jumlah pendaki meningkat

Memasuki bulan Agustus 2019 jumlah pendaki ke puncak Gunung Lawu diperkirakan akan terjadi peningkatan.

Peningkatan jumlah pendaki di musim kemarau dimungkinkan meningkatkan risiko kebakaran hutan.

BPBD Magetan mengimbau kepada para pendaki untuk tidak membuat api unggun di Gunung Lawu untuk mencegah kebakaran.

Kebakaran besar sempat melanda Gunung Lawu pada tahun 2015 dikarenakan musim kemarau panjang. (Kompas.com/Sukoco)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pendaki Guung Lawu Dilarang Buat Api Unggun, Raket Gepyok Disiagakan"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved