Gerindra Solo: Tak Ada Pengerahan Kader ke Jakarta, Kalau Berangkat Sendiri Tak Ada Larangan

"Namun bila mereka (kader atau simpatisan) mau berangkat atas inisiatif sendiri saya selaku ketua DPC juga tidak melarang," papar Ardianto.

TRIBUNSOLO.COM/MEDINA PUSPITASARA
Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, saat ditemui wartawan di KPU Kota Solo, Minggu (15/10/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - DPC Gerindra Solo menyatakan tidak ada pengerahan kader Solo ke Jakarta untuk mengawal putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019).

Soal ada kader yang berangkat sendiri ke Jakarta ingin mengawal putusan MK tersebut pihaknya tidak melarang.

"Sesuai arahan Pak Prabowo untuk Tidak datang ke Gedung MK maka kami Gerindra Solo tidak mengerahkan massa," kata Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto pada Tribunsolo.com, Kamis (26/6/2019).

"Namun bila mereka (kader atau simpatisan) mau berangkat atas inisiatif sendiri saya selaku ketua DPC juga tidak melarang," papar Ardianto.

Sebut Pendemo di MK Hanya Cari Panggung Politik, TKN: Ada Baiknya Mereka Tak Perlu Gelar Aksi

Pihaknya menyatakan sampai saat ini juga belum ada informasi dari internal partai soal kader yang mau berangkat ke Jakarta.

Soal putusan MK ini Ardianto berharap kader maupun simpatisan untuk memantau dari lokasi dimana mereka berada.

DPC Gerindra Solo juga tidak mengadakan nonton bersama putusan tersebut.

"Kalau nonton bersama itu kan proses lama, jadi kasihan kalau harus tunggu sampai izin kerja," Ardianto.

"Jadi dipantau sendiri - sendiri aja dari media," tutur Ardianto.

Ardianto meminta kader bisa membagi waktu masing - masing untuk memantau sidang tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved