Breaking News:

Sekjen Partai Demokrat dan PAN Temui Prabowo Subianto di Kertanegara

Hinca Panjaitan dari Partai Demokrat, menjadi sekjen pertama yang hadir di lokasi.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribunnews/JEPRIMA
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada wartawan terkait surat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritik konsep kampanye akbar Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Petinggi parpol koalisi Indonesia Adil Makmur kembali berkumpul di kediaman Prabowo Subianto.

Kedatangan para sekjen tersebut, seperti diketahui, guna melakukan pertemuan dengan Prabowo-Sandiaga.

Hinca Panjaitan dari Partai Demokrat, menjadi sekjen pertama yang hadir di lokasi.

Pantauan di lokasi, Hinca datang sekira pukul 14.00 WIB.

Mengenakan kemeja biru berlambang Partai Demokrat di sakunya, Hinca menjelaskan bahwa pertemuan hari ini merupakan pertemuan lanjutan tadi malam.

"Apa yang akan kami bicarakan nanti kan kalau ada waktu bersama-sama dan berbincang, maka ada saatnya untuk berbincang lagi dan bersalaman, karena itulah etikanya, kalau tadi malam tentu tidak cukup waktu," kata Hinca di lokasi, Jumat (28/6/2019).

Demokrat Bantah Pernyataan Tim Hukum 02 soal SBY Pernah Katakan Intelijen Tidak Netral Untuk Pilpres

Pertemuan pada siang hari ini, dikatakan Hinca, juga menyatakan bahwa koalisi Adil dan Makmur sudah berakhir.

Pasalnya, koalisi dibentuk untuk mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo dan Sandi.

"Kemarin setelah diketuk oleh MK, tidak ada lagi calon presiden, yang ada adalah presiden terpilih, juga ada presiden tidak terpilih maka koalisi untuk pasangan calon presiden itu telah berakhir," lanjut Hinca.

Sementara itu, Sekjen PAN, Eddy Soeparno, yang datang tak lama setelah Hinca, mengaku belum tahu apa yang akan dibicarakan di dalam, entah itu soal pembubaran koalisi atau kemungkinan lainnya.

"Yang jelas kemarin ada pembahasan soal koalisi, apakah tetap lanjut atau sendiri-sendiri, apapun opsi yang ditempuh, nanti akan dibahas nanti," lanjut Eddy.

Jika memang koalisi diteruskan dan PAB bagian dari itu, Eddy mengatakan tentu ada agenda-agenda lain di depan.

"Tapi jika diputuskan untuk berjalan sendiri-sendiri, tentu ini bukan berakhir kerja sama antara parpol yang mengusung Prabowo-Sandi, ini masih bisa kita lanjutkan, karena masih ada Pilkada tahun depan," imbuh Eddy. (Tribunnews.com/Reza Deni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Demokrat dan PAN Tiba di Kediaman Prabowo, Koalisi Berakhir atau Berlanjut?"

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved