Hanya Ada Satu Calon, Pilkades Satu Desa di Boyolali Ditunda 20 Hari

Mundurnya waktu Pilkades di Desa Kuwiran tersebut lantaran disana hanya ada satu calon Kepala Desa (Kades) saja.

Hanya Ada Satu Calon, Pilkades Satu Desa di Boyolali Ditunda 20 Hari
TribunSolo.com/Ryantono
Proses pengambilan e - voting di Desa Tempursari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah terpaksa menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019, Sabtu (29/6/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Boyolali, Purwanto mengatakan, dari total 229 desa yang harusnya melaksanakan Pilkades ada satu desa yang menunda.

"Satu desa itu adalah Desa Kuwiran, Banyudono," papar Purwanto dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (29/6/2019).

Mundurnya waktu Pilkades di Desa Kuwiran tersebut lantaran disana hanya ada satu calon Kepala Desa (Kades) saja.

Sesuai aturan minimal calon yang maju dalam Pilkades serentak Boyolali 2019 ada dua calon.

229 Desa di Boyolali Gelar Pilkades Serentak, 69 Desa Pakai Sistem E-voting

"Makanya itu diundur dulu sampai 20 hari khusus Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Boyolali sampai ada calon lain yang mendaftar," kata Purwanto.

Menurut Purwanto sampai kemarin siang kondisi Pilkades serentak 2019 di Boyolali terpantau lancar.

Tidak ada laporan kejadian yang menonjol terjadi dan harapannya situasi tetap kondusif sampai gelaran rampung.

"Kita ini juga masih pantau dari satu TPS desa ke TPS desa lainnya," papar Purwanto pada TribunSolo.com.

Pemilihan Pilkades Serentak di Boyolali 2019 dimulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. (*)
 

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved