Tanggapi Isu PAN dan Demokrat Merapat, PDI-P: di Luar Pemerintahan Juga Hal yang Mulia

PDI-P berasumsi, parpol oposisi yang ingin merapat ke pemerintah sudah berpikir jauh mempersiapkan diri demi kontestasi Pemilu 2024.

Tanggapi Isu PAN dan Demokrat Merapat, PDI-P: di Luar Pemerintahan Juga Hal yang Mulia
Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo bersama sembilan orang sekjen parpol pendukungnya saat bertemu di Istana Presiden Bogor, Selasa (31/7/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Beberapa partai politik oposisi disebut bakal merapat ke kubu pemerintah pascapenetapan resmi Pilpres 2019.

Mereka diantaranya PAN dan Partai Demokrat.

Kabar soal merapatnya oposisi ke pemerintahan dinilai tidak diperlukan.

Sebab koalisi partai politik yang mengusung Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 dianggap sudah solid.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI-Perjuangan, Eriko Sotarduga.

"Kan koalisi partai-partai kami ini kan sudah solid," ungkap Eriko di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Pesan Jokowi Usai Pilpres: Negara Lain Sudah Bangun Infrastruktur, Kita Masih Urusan Saling Membenci

Dirinya heran mengapa pascapenetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai capres-cawapres terpilih, banyak parpol oposisi yang kemudian berkeinginan merapat ke pemerintahan.

Padahal, PDI-P sendiri katanya punya pengalaman selama 10 tahun berada di luar pemerintahan. Dan posisi tersebut kata dia juga sama mulia-nya dengan mereka yang ada di pemerintah.

"Kenapa semua harus ada di dalam pemerintahan? Di luar pemerintahan juga suatu hal yang mulia, sama seperti PDI Perjuangan selama 10 tahun ada di luar pemerintahan," ujarnya.

Namun, anggota DPR RI ini tidak begitu saja menyamakan apa yang pernah dialami PDI-P tersebut untuk dijadikan dasar.

PKS: Kami Istiqomah InsyaAllah di Oposisi

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved