Sutopo Purwo Meninggal Dunia
Kenangan Ivanka Putra Sulung Mendiang Sutopo: Ayah itu Pemaaf, Baik, dan Penyabar
Ia mengatakan jika ayahnya adalah orang yang selalu melakukan sesuatu untuk kepentingan yang lebih besar bukan kepentingan pribadinya.
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Dengan tetap tegar, Muhammad Ivanka Rizaldi Nugroho, putra sulung mendiang Sutopo Purwo menceritakan ingatannya tentang sosok ayahnya Sutopo Purwo pada saat di temui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sasonolayu, Susdipuran, Boyolali usai prosesi pemakaman.
Ia mengatakan jika ayahnya adalah orang yang selalu melakukan sesuatu untuk kepentingan yang lebih besar bukan hanya kepentingan pribadinya saja.
"Semua yang dia lakukan itu buat sesuatu kepentingan yang lebih besar," ungkap putra sulung Sutopo.
Seperti yang kita tau Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo
Nugroho merupakan sosok yang bertanggung jawab akan pekerjaanya.
Ivanka juga menjelaskan jika sang ayah selalu mengajarkannya untuk menjadi anak yang jujur.
• Kepala BNPB: Upaya Medis Terbaik Dalam dan Luar Negeri Sudah Dikerahkan Untuk Kesembuhan Sutopo
"Dia itu pemaaf, baik, dan penyabar," imbuh Ivanka pada TribunSolo.com Senin (8/7/2019).
Itu lah kesan yang selalu ada di benak Ivanka saat mengiangat ayahnya.
Sebelumnya, Kepala BNPB, Doni Monardo mengungkapkan segala upaya medis baik dalam maupun luar negeri sudah diberikan untuk kesembuhan Sutopo Purwo Nugroho dari penyakit kanker stadium 4.
• Lepas ke Tempat Peristirahatan Terakhir, Kepala BNPB Sebut Sutopo Sosok Pahlawan Kemanusiaan
• Ganjar Pranowo: Sutopo Purwo Adalah Sosok yang Cerdas
"Kami sudah berikan pengobatan terbaik," ungkapnya kepada TribunSolo.com saat memimpin upacara pemakaman Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sasonolayu, Kabupaten Boyolali, Senin (8/7/2019).
Mantan Danjen Kopassus itu membeberkan, sejak Sutopo dinyatakan menderita kanker stadium 4 dokter terbaik di Indonesia telah bekerja dengan maksimal bagi kesembuhannya.
"Sempat dirawat di RS Angkatan Darat, yang kemudian kami putuskan bersama keluarga dirujuk ke rumah sakit di China," aku dia.
Ya, akhirnya Sutopo, lanjut Doni dibawa ke rumah sakit yang menangani kanker terbaik di Benua Asia yakni St Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou di Guangzhou, China.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan BNPB Sutopo menghembuskan nafas terakhir di China, saat berobat di Modern Cancer Hospital Guangzhou.
Kepergian sang ayah terasa mendalam bagi keluarga dan masyarakat.
Pasalnya Sutopo di kenal sebagai sosok yang selalu bekerja keras meskipun sedang berjuang melawan sakitnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ivanka-putra-sulung-sutopo-saat-menabur-bunga-ke-pemakaman-ayahhanda.jpg)