Kepala BNPB: Upaya Medis Terbaik Dalam dan Luar Negeri Sudah Dikerahkan Untuk Kesembuhan Sutopo 

"Sempat dirawat di RS Angkatan Darat, yang kemudian kami putuskan bersama keluarga dirujuk ke rumah sakit di China," aku dia.

Kepala BNPB: Upaya Medis Terbaik Dalam dan Luar Negeri Sudah Dikerahkan Untuk Kesembuhan Sutopo 
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Kepala BNPB, Doni Monardo saat ditemui awak media usai pemakaman Sutopo Purwo, di Boyolali,Senin (8/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengungkapkan segala upaya medis baik dalam maupun luar negeri sudah diberikan untuk kesembuhan Sutopo Purwo Nugroho dari penyakit kanker stadium 4.

"Kami sudah berikan pengobatan terbaik," ungkapnya kepada TribunSolo.com saat memimpin upacara pemakaman Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sasonolayu, Kabupaten Boyolali, Senin (8/7/2019).

Mantan Danjen Kopassus itu membeberkan, sejak Sutopo dinyatakan menderita kanker stadium 4 dokter terbaik di Indonesia telah bekerja dengan maksimal bagi kesembuhannya.

"Sempat dirawat di RS Angkatan Darat, yang kemudian kami putuskan bersama keluarga dirujuk ke rumah sakit di China," aku dia.

Ya, akhirnya Sutopo, lanjut Doni dibawa ke rumah sakit yang menangani kanker terbaik di Benua Asia yakni St Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou di Guangzhou, China.

Detik-detik Pemakaman Sutopo Purwo, Putra Sulung Sutopo Tampak Tegar di Dekat Makam Ayahandanya

"Beberapa waktu lalu sempat ada peningkatan kesehatan, bahkan bisa berkomunikasi dan mengirimkan video ke BNPB," tuturnya.

Namun takdir berkata lain, karena menurut Doni dalam dua hari terkahir lalu kondisi kesehatan mengalami penurunan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Semua kehilangan, baik masyarakat hingga kepala negara (Presiden RI)," ungkapnya.

Dikatakan, selama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian khusus kepada kesembuhan Sutopo yang berjuang melawan penyakit kanker, apalagi sempat diundang dan bertemu di Istana Negara.

"Pak Topo (Sutopo) miliki kemauan keras untuk mengabdi pada negara, ya baik dalam keadaan yang sangat sulit itupun (sakit)," papar Doni. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved