Sutopo Purwo Meninggal Dunia

Kepala BPBD Wonogiri: Sutopo Purwo Nugroho yang Ajarkan Kami Bisa Bersahabat dengan Media

Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Kepala BPBD Wonogiri: Sutopo Purwo Nugroho yang Ajarkan Kami Bisa Bersahabat dengan Media
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Dia memandang komandanya itu sebagai sosok yang banyak memberikan materi dalam menentukan langkah pekerjaannya.

"Kami sering bertemu saat acara rakor dan pelatihan di Surabaya, Wonogiri, dan terakhir di Jakarta."

"Beliau adalah sosok yang menginspirasi kami, dari BNPB kami sering melakukan diskusi dan dapat banyak mendapat saran masukan dari beliau," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Senin (8/7/2019).

Sosok alamarhum sangat menginspirasi Bambang, terlebih saat ada bencana dan penggunaan media.

Kisah Sutopo Semasa Hidup: Lebih Pilih Nginap di Rumah daripada Hotel saat Tugas di Soloraya

"Dalam forum komunimasi dan informasi bencana,media sangat dibutuhakan dalam berperan aktif positif dalam memberi edukasi kepada masyarakat.:

"Sejak dulu, kita diarahkan kesana, kita harus bisa dekat dengan media untuk membantu menginformasikan situasi bencana dan tindakan yang telah dilakukan," jelasnya.

Dia menambahkan, berkat almarhum Sutopo, ia bisa menjadikan media sebagai potensi ketangguhan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana.

"Kami terapkan ilmu itu dari beliau, oleh karena itu kami selalu terbuka dengan media, agar bisa memberikan informasi yang valid," ucapnya.

Dia menambahkan, dedikasi almarhum sangat luar biasanya, dan selalu membuat hal baru.

Kepala BPBD Sukoharjo: Informasi Yang Disampaikan Sutopo Purwo Mudah Dipahami Masyarakat

Seperti halnya dengan dibuatnya aplikasi inaRISK BNPB yang sangat dibutuhkan masyarakat, utamanya diwilayah rawan bencana.

"InaRISK itu aplikasi tentang potensi bencana, yang memberikan informasi dan simulasi kepada masyarakat diwilayah potensi rawan bencana," lanjutnya.

Dengan berpulangnya Sutopo, dia mengaku merasa kehilangan sosok komandan yang inspiratif.

"Kami tadi juga melayat ke Boyolali bersama BPBD dan SAR Wonogiri, beliau sangat inspiratif," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved