Petugas Amankan Ratusan Liter Ciu di Sukoharjo, Mulai Jenis Anggi hingga Murni yang Bahayakan Jiwa

Petugas Amankan Ratusan Liter Ciu di Sukoharjo, Mulai Jenis Anggi hingga Murni yang Bahayakan Jiwa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo

Petugas Amankan Ratusan Liter Ciu di Sukoharjo, Mulai Jenis Anggi hingga Murni yang Bahayakan Jiwa
TribunSolo.com/Agil Tri
Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo saat menunjukan ciu sitaan di markas Satpol PP Sukoharjo, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo menyita ratusan liter ciu oplosan berbagai nama dari pedagang berinisial JS.

Minuman keras (miras) oplosan tersebut disita di warung milik JS di daerah Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (9/7/2019).

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo mengungkapkan, sebelum dilakukan penyitaan pihaknya mendapatkan informasi penyalahgunaan miras oleh seorang perajin.

"Kami melakukan pendalaman selama satu minggu sebelum melakukan penggerebekan," ungkap dia kepada TribunSolo.com.

Kulakan Ciu Bekonang, Sepasang Kekasih di Bawah Umur Asal Blitar Diciduk Petugas di Sukoharjo

Dari warung JS, petugas Satpol PP mengamankan 89 botol ciu jamu atau yang biasa disebut anggi, 264 botol ciu murni, dan satu jerigen yang berisi 30 liter ciu murni.

"Saat penggerebekan, kami temukan jenis ciu (anggi) yang sangat berbahaya bagi kesehatan, karena kandungan alkoholnya tidak jelas," ungkap dia.

"Anggi itu merupakan fermentasi dari Anggur, Ciu, Temu Lawak dan Citric Acid," kata dia membeberkan.

"Setelah jadi, kandungan alkoholnya tidak bisa diprediksi lagi, kalau ciu kan kandungan alkoholnya 23 peren," jelasnya.

Razia Satpol PP Kediri: Grebek Pesta Miras dan Pasangan Bukan Suami Istri yang Menginap di Kos

Saat penggerebekan, petugas juga mengamankan dua sepasang kakasih asal Blitar, Jawa Timur yang kedapatan sedang kulakan di warungnya JS.

"Saat kami melakukan penggerebekan, JS tidak bisa mengelak karena kami menangkap pembeli juga, dan langsung menunjukan tempat dia menyembunyikan ciu," papar dia.

Dari temuannya ini, Satpol PP Sukoharjo menyerahkan JS ke dinas terkait untuk pembinaan penrajin ciu.

"Saya harap para perajin bisa mengembalikan fungsi ciu sebagai etanol," tutur dia.

"Bagi masyarakat, agar melaporkan kepada kami jika menemukan penyalahgunaan miras," ujarnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved