Sudah Empat Kali Tertangkap, Rio Akui Menggunakan Narkoba Untuk Stamina

Rio ditangkap di ujung gang Jl Padjajaran II Rt 003 Rw 010, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Sudah Empat Kali Tertangkap, Rio Akui Menggunakan Narkoba Untuk Stamina
TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
Rio valentino saat diwawancarai di Polresta Surakarta pada selasa 9/7/2019 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rio Valentino (24) alias Rio bin Budi Nugroho (24) kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Surakart, atas penyalahgunaan narkotika.

Rio ditangkap di ujung gang Jl Padjajaran II Rt 003 Rw 010, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Di jalan itu Polisi menangkap dan melakukan penggeledahan pada Rio.

Dari hasil penggeledahan di temukan barang bukti berupa satu plastik kecil transparan berisi sabu, satu unit telepon genggam, satu unit sepeda motor warna hitam.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polresta Surakarta untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Diketahui Rio sudah empat kali tertangkap sebelumnya dan keluar masuk penjara dalam kasus yang sama yakni penyalah gunaan narkoba.

Polresta Surakarta Tangkap 13 Orang Tersangka Penyalahgunaan Narkotika, Empat Orang Residivis

"Yang pertama penjara satu tahun, yang kedua satu setengah tahun, ketiga dua tahun..," ungkap Rio Valentino pada TribunSolo.com pada Selasa (9/7/2019).

Rio yang sehari-hari bekerja sebagai bartender salah satu cafe di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, itu mengaku mengonsumsi narkoba demi meningkatkan stamina.

Sementara itu Kompol Sugiyo membenarkan hal tersebut dan menjelaskan jika Rio sudah pernah tertangkap berkali-kali, dan ini yang kelima kalinya.

Rio ditangkap bersama ke-12 tersangka lainya.

Dari 13 terangka yang ditangkap, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu 11,8 gram sabu, 28 butir pil alprazolam dan 1 butir inex.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 dan atau Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved