Gladi Lapang Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi Melibatkan 210 Petugas

dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng melibatkan sebanyak 210 petugas dalam gladi lapangan penanggulangan erupsi Gunung Merapi.

Gladi Lapang Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi Melibatkan 210 Petugas
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Staje holder dan petugas saat Gladi Lapang Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi, Boyolali, Rabu (10/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng melibatkan sebanyak 210 petugas dalam gladi lapangan penanggulangan erupsi Gunung Merapi di Desa Tlogolele, Boyolali, Rabu (10/7/2019).

Ratusan petugas tersebut terdiri dari petugas kecamatan, Koramil, Polsek, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat hingga petugas sosial kecamatan.

"Peserta tim terpadu sesuai stakeholder yang masuk dalam klaster yang diujikan itu," terang Plt Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jateng, Wahyudi Fajar.

BPBD Provinsi Jateng Gelar Gladi Lapang Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi

Terdapat 3 klaster saat gladi seperti tim pencarian dan penyelamatan, logistik dan kesehatan.

Dikatakan Wahyudi, klaster pencarian dan penyelamatan bertugas mengerahkan, mengkoordinir, serta mengendalikan sarana dan personel dalam pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban bencana.

Untuk logistik, petugas bertanggung jawab memastikan koordinasi antar anggota klaster berjalan dengan baik dalam semua hal berkaitan dengan logistik.

"Jadi memberikan layanan logistik yang diperlukan bagi para pelaku kemanusiaan," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk klaster kesehatan, petugas fokus kegiatan Klaster Kesehatan adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian dalam penanggulangan bencana.

Adapun kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pra bencana, selain itu juga kesiapsiagaan sehingga masyarakat yang masing zona rawan bencana menjadi lebih terlatih.

Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini, Luncurkan Awan Panas Sejauh 1 Kilometer Arah Kali Gendol

"Pemilihan Desa tlogolele dilakukan karena desa tersebut berada di lereng Gunung Merapi, jaraknya hanya 3 KM," paparnya.

Dia berharap dengan adanya latihan ini saat terjadi erupsi Gunung Merapi, masyarakat mampu menyelamatkan dirinya.

"Sehingga tidak perlu ada korban jiwa," harap dia menekankan.

Selain pemberian materi, petugas bersama Siaga Desa (TSD) Tlogolele juga terlihat membantu warga mengevakusi melalui jalur evakuasi.

Jalur evakuasi yang menjadi tempat skenario berlangsung merupakan jembatan gantung yang sempit. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved