Breaking News:

Helikopter MI-17 yang Hilang Kontak di Papua Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Sebut Belum Ada Tanda

Proses pencarian Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sudah memasuki hari ke-13.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Kompas.com/Istimewa
Helikopter MI-17 milik TNI AD. 

TRIBUNSOLO.COM - Proses pencarian Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sudah memasuki hari ke-13.

Hingga hari ini, Rabu (10/7/2019), Tim SAR darat maupun Tim SAR udara belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut.

"Sampai pukul 16.00 WIT, Tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan Heli MI-17 No Reg HA 5138, pencarian akan dilanjutkan esok hari," ujar Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, dalam keterangan tertulis, Rabu.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, menurut Dax, pencarian hari ini hanya bisa dilakukan melalui jalur darat, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Sejak pagi hingga siang hari, wilayah di Distrik Oksibil dan sekitarnya terus diguyur hujan dan tidak memungkinkan Tim SAR Udara untuk terbang.

Helikopter MI-17 milik TNI AD Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Dua Gunung di Papua

"Pencarian dari udara hari ini terpaksa dibatalkan atas pertimbangan keselamatan penerbangan," kata Dax.

Sementara, pencarian melalui darat tetap dilakukan dalam cuaca hujan dan suhu yang dingin dengan wilayah pencarian di Distrik Okaom, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sedangkan, pencarian di Kabupaten Jayapura masih dilakukan di sekitar Kampung Kaureh, Distrik Lereh.

Helikopter MI-17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada 28 Juni 2019 lalu.

Pesawat tersebut membawa 12 orang, terdiri dari tujuh orang crew dan lima orang personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian Pos.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved