Soal Rencana Kepulangan Rizieq Shihab, Jusuf Kalla Bantah Pemerintah Jadi Penghalang

Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah pemerintah menghalang-halangi kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia.

Soal Rencana Kepulangan Rizieq Shihab, Jusuf Kalla Bantah Pemerintah Jadi Penghalang
Tribunnews.com/Rina Ayu
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah pemerintah menghalang-halangi kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Kalla mengatakan tak mungkin negara menghalang-halangi warganya yang berada di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air.

"Enggak (menghalang-halangi), pemerintah silakan saja, pemerintah tidak berhak melarang warga negara ke tanah air," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

"Mana ada hak pemerintah melarang hak warga negara ke Tanah Air, enggak ada, enggak boleh," lanjutnya.

"Selama Anda punya paspor Indonesia, Anda mau keluar dan pulang berhak saja selama Anda tidak dicekal," lanjut Wapres. 

Tanggapi soal Pemulangan Rizieq Shihab, PDI-P: Kalau Kembali, Silakan atas Niat Sendiri

Ia juga mengatakan tak ada istilah pencekalan bagi WNI yang hendak pulang ke Tanah Air.

Pencekalan hanya berlaku bagi WNI yang hendak pergi ke luar negeri.

Saat ditanya apakah halangan kepulangan Rizieq disebabkan oleh kasus hukum yang pernah menjeratnya, Kalla mengatakan hal tersebut tak ada hubungannya.

"Itu soal lain, tapi itu masalah hukum dan saya kira juga kepolsian di sini arif untuk menyelesaikan masalah seperti itu," lanjut Kalla.

Saat ini kembali menguat wacana pemulangan Rizieq Shihab yang dijadikan syarat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved