Musim Haji 2019

Tangis Nenek 80 Tahun di Buton saat Terima Koper Haji, Impiannya Terwujud setelah 30 Tahun Menabung

Nenek yang berusia sekitar 88 tahun ini, menangis terharu, karena waktu yang dinantikan untuk berangkat haji, akhirnya terwujud.

Tangis Nenek 80 Tahun di Buton saat Terima Koper Haji, Impiannya Terwujud setelah 30 Tahun Menabung
Kompas.com/DEFRIATNO NEKE
Nenek Wa Sego (kiri), menangis terharu karena selama 30 tahun yang dinanti-nantikan untuk berangkat haji akhirnya terwujud. 

Wa Sego kemudian datang mendaftarkan haji di Kantor Kementrian Agama Buton Selatan bersama suaminya.

Namun pada 2018, suami Wa Sego meninggal.

Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung, Jemaah Calon Haji Kloter Sukoharjo Dimakamkan di Tanah Suci

Saat mendapat giliran berangkat haji, Wa Sego menangis sedih, karena mengingat suaminya yang seharusnya ikut menemaninya berangkat haji.

“Kalau tidak meninggal, mungkin Ibu saya sudah berangkat sama-sama dengan Bapak naik haji,” ucap Faazila.

Faazila memohon doa, agar Ibunya dapat selamat sampai di Tanah Suci.

Wa Sego akan berangkat menuju Mekah, dengan bergabung dengan jemaah calon haji lainnya di kloter 25 melalui embarkasi Makassar.

“Kami rasa sedih karena Bapak tidak ada. Bapak dan Mama sudah mendaftar haji, hanya kerena Bapak sudah meninggal tahun lalu, jadi Mama saja, rasanya sedih,” kata Faazila. (Kompas.com/Defriatno Neke)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kumpulkan Uang di Karung Selama 30 Tahun, Nenek Ini Akhirnya Berangkat Haji"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved