Breaking News:

Yenny Wahid Ingatkan Petinggi NU Tidak Timbulkan Kesan Minta Jatah Menteri

Hal tersebut disampaikan Yenny Wahid saat ditemui di Silang Monas, ‎Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019) usai menghadiri HUT Bhayangkara ke-73.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Putri Presiden Ke-4, Yenny Wahid, ditemui usai acara PBB-UN Women, di Hotel Alana Solo, Colomadu, Karanganyar, Selasa (9/10/2018) siang. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - ‎Putri Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid mengingatkan petinggi Nahdlatul Ulama (NU) tidak terjebak dalam politik praktis, terlebih soal jatah menteri.

Hal tersebut disampaikan Yenny Wahid saat ditemui di Silang Monas, ‎Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019) usai menghadiri HUT Bhayangkara ke-73.

"Saya mengimbau pada petinggi NU untuk tidak terjebak pada retorika seolah dipahami kita menuntut kursi kabinet dan sebagainya," kata Yenny Wahid.

Yenny ‎Wahid melajutkan yang terpenting bagi NU adalah suara mereka didengar pemerintah.

Daftar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Inklusif atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Solo

Apalagi hampir 50 persen lebih umat Islam mengaku berafiliasi dengan NU.

"Banyak lembaga survei menunjukkan hamppir 50 persen lebih umat Islam berafiliasi dengan NU. Artinya ketika kader NU ‎ditunjuk di kabinet, ya itu jadi representasi dari sebagian besar umat," ujarnya.

NU, kata Yenny wahid tetap menjaga sinergi dengan pemerintah ke depan, baik dengan memiliki kader di kabinet atau tidak.

Dia memastikan NU akan tetap memberikan masukan dan kritik yang membangun bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Ketika pemerintah siap, NU harus mampu kerja sama dan mampu menjaga jarak sehat," kata dia. (Theresia Felisiani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putri Gus Dur Ingatkan Petinggi NU Tidak Terkesan Minta Jatah Menteri

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved