Driver Ojek Online di Klaten Akui Telah Terima Order Fiktif Hingga 70 Kali Sejak Awal Puasa 

Driver ojek online di Kabupaten klaten mengaku menerima order fiktif hingga 70 order.

Driver Ojek Online di Klaten Akui Telah Terima Order Fiktif Hingga 70 Kali Sejak Awal Puasa 
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Sejumlah driver ojek online (ojol) dari Grab melaporkan aksi tidak terpuji karena sering dikerjai order fiktif ke Polres Klaten, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Driver ojek online di Kabupaten klaten mengaku menerima order fiktif hingga 70 order.

"Ini sudah berkali kali order seperti ini, hampir 70 kali order sejak awal puasa hingga sekarang," kata salah satu pelapor ojek online, Jakal Yahlul Ahmad, Kamis (11/7/2019) siang.

Dirinya bersama rekan sesama ojek online akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klaten hari ini, Kamis (11/7/2019) dan diterima Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicki Hermansyah.

Namun, karena sudah berkali-kali mendapatkan order fiktif beberapa driver ojek online mengaku harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan teman-temannya.

Sehingga ada beberapa orderan yang dirasa fiktif tersebut dapat dibatalkan oleh pusat.

Kerugian para online tersebut bervariasi sekitar Rp 100 - Rp 125 ribu.

Sedangkan makanan yang tidak diterima tersebut diberikan kepada panti asuhan.

Namun ada juga driver yang membawa makanan tersebut untuk dibawa pulang.

TMMD Sengkuyung Tahap II Garap Perbaikan Talut sampai Saluran Air

Alamat yang dituju pun sama selama kurun waktu beberapa bulan ini yakni ke Kholifah Nuzzari yang beralamat di Polaman, desa Mbeji, Kecamatan Pedan.

Namun karena yang dituju tersebut merasa tidak melakukan orderan, secara otomatis tidak bisa diklaim.

Saat ini pelaku masih dalam pencarian oleh kepolisian.

"Pelaku itu kita tidak tahu informasinya simpang siur dan sampai sekarang belum dapat dikonfirmasi dimana pelaku tinggal," katanya.

Dengan adanya kasus ini, driver online berharap kepolisian dapat segera melacak keberadaan pelaku.

"Karena sudah sangat menganggu ya," katanya. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved