Tabrak Lari Flyover Manahan Solo

Tabrak Lari Overpass Manahan Solo, Polisi : Pelaku Diharap Serahkan Diri Daripada Sanksi Maksimal

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Busroni mengatakan, dari rekaman CCTV yang ada pelaku memiliki beberapa kesalahan.

Tabrak Lari Overpass Manahan Solo, Polisi : Pelaku Diharap Serahkan Diri Daripada Sanksi Maksimal
TribunSolo.com/Ryantono
Kasatlantas Polresta Solo Kompol Busroni 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tragedi tabrak lari di Overpass Manahan solo menggungkap banyak kesalahan pelaku pengemudi mobil yang kabur dan menghilangkan nyawa Retnoning Tri.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Busroni mengatakan, dari rekaman CCTV yang ada pelaku memiliki beberapa kesalahan.

"Ya kalau di junto bisa banyak kesalahannya, makanya menyerahkan dirilah agar ada itikad baik dari pada sanksi maksimal," tegas Kompol Busroni, Kamis (11/7/2019).

Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pelaku seperti melaju diatas kecepatan yakni 80 km/jam.

Kedua, Pelaku mendahului kendaraan lain didepannya dalam kondisi tidak aman.

Ketiga, pelaku melewati marka jalan yang tidak terputus.

Cita-cita Korban Tabrak Lari Overpass Mahanan Solo, Ingin Melihat Kedua Anaknya Lulus Kuliah

Korban Tabrak Lari di Flyover Manahan Solo Dikenal Sosok Pekerja Keras dan Gigih

Breaking News : Polisi Kantongi Identitas Pelaku Tabrak Lari di Flyover Manahan Solo Melalui 12 CCTV

Ancaman dari apa yang dilakukan yakni tertuang pada pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Maksimal 6 tahun penjara," kata Kompol Busroni pada Wartawan.

Kompol Busroni menambahkan bahwa hidup pelaku saat ini tentu tidak tenang untuk itu dia diminta untuk menyerahkan diri.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved