Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Penjara, Hukuman Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis terhadap Ratna Sarumpaet lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Penjara, Hukuman Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
Tribunnews/Jeprima
Aktivis Ratna Sarumpaet menjalani sidang vonis kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Ratna Sarumpaet karena dianggap bersalah telah menyebarkan hoaks yang mengakibatkan keonaran seperti diatur dalam Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis terhadap Ratna Sarumpaet lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU sebelumnya menuntut Ratna Sarumpaet dengan hukuman enam tahun penjara.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, JPU menuntut Ratna dengan Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana karena diduga dengan sengaja menimbulkan keonaran.

Namun hakim memvonis Ratna Sarumpaet dua tahun atas kasus penyebaran berita bohong yang menjeratnya.

Menurut hakim, Ratna Sarumpaet terbukti bersalah, sesuai Pasal 14 ayat (1) Undang Undang nomor 1 tahun 1947 karena kebohongan yang dia buat menimbulkan keonaran.

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Penjara

Menanggapi hal tersebut, pihak JPU mengaku menghormati putusan hakim.

"Tentu majelis hakim sudah melalui berbagai pertimbangan sehingga majelis hakim memutuskan 2 tahun," ujar salah satu JPU, Daroe Tri Sadono, seusai sidang.

Pihaknya masih berpikir-pikir untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Hakim juga memberikan waktu tujuh hari kepada dua pihak untuk memikirkan langkah hukum selanjutnya. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Vonis Ratna Sarumpaet Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved