Sering Kena Order Fiktif, Perkumpulan Ojek Online di Klaten Kumpulkan Para Korban 

"Kita akan gali lagi dari teman-teman yang menjadi korban supaya bisa memenuhi untuk jumlah minimal itu Rp 2,5 juta tersebut," katanya.

Sering Kena Order Fiktif, Perkumpulan Ojek Online di Klaten Kumpulkan Para Korban 
MOTORPLUS ONLINE dan INSTAGRAM/ceritaojol_id
Ilustrais ojek online. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kerugian akibat adanya order fiktif yang dialami oleh driver ojek online di Klaten, Jawa Tengah ini sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu dan kurang dari Rp 2,5 juta.

Sehingga laporan yang diterima, masuk dalam tindak pidana ringan atau tipiring.

"Hari ini yang laporan baru satu driver yang dikonfirmasi oleh pihak kepolisian dengan kronologi permasalahan," kata satu pelapor ojek online, Jakal Yahlul Ahmad, Kamis (11/7/2019) siang.

"Tapi dari pihak kepolisian menyampaikan untuk bisa ditindaklanjuti," katanya.

Ke depan dirinya akan terus mencari korban driver online lainnya.

"Kita akan gali lagi dari teman-teman yang menjadi korban supaya bisa memenuhi untuk jumlah minimal itu Rp 2,5 juta tersebut," katanya.

"Supaya bisa kami tindak lanjuti jadi kita bisa melakukan laporan ke pihak polisi lagi," katanya.

Total ada sekitar 70 orderan fiktif yang diterima oleh ojek online, sejak awal puasa 2019 lalu.

Driver Ojek Online di Klaten Akui Telah Terima Order Fiktif Hingga 70 Kali Sejak Awal Puasa 

Namun, beberapa driver ojek online mengaku harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan teman-temannya.

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved