Tanggapi Kabar Garbi Bakal Jadi Parpol, Mardani Ali Sera: Bikin Partai Itu Berat

Mardani Ali Sera mengingatkan bahwa membangun sebuah partai politik bukanlah perkara mudah.

Tanggapi Kabar Garbi Bakal Jadi Parpol, Mardani Ali Sera: Bikin Partai Itu Berat
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mempersilakan organisasi masyarakat Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) bertransformasi menjadi partai politik.

Sebab, itu merupakan hak setiap warga negara.

Namun, Mardani juga mengingatkan bahwa membangun sebuah partai politik bukanlah perkara mudah.

"Kalau mau bikin partai, welcome to the jungle."

"Tapi pesannya, bikin partai itu berat," kata Mardani di Gedung DPR, Kamis (11/7/2019).

3 Universitas Terbaik di Singapura Bisa Jadi Pilihan: NTU, NUS dan Singapore Management University

Mardani sendiri sudah mengetahui wacana transformasi Garbi sebagai partai politik dari salah satu pendirinya, yakni Fahri Hamzah.

Walaupun menyebut Garbi sebagai mitra PKS dalam mencintai Indonesia, Mardani mengingatkan Garbi untuk tidak mengambil kader-kader PKS menjadi kadernya.

"Kalau mereka mau buat (partai) monggo."

"Tapi kalau mau mengambil (kader) punya PKS, PKS punya mekanisme pertahanan diri, yang lain saja," ujar Mardani.

Pengakuan Terdakwa Kasus Mafia Bola: Saya Menyuap untuk Kepentingan Persibara

Sebelumnya, Fahri Hamzah menyebut organisasi kemasyarakatan Garbi akan bertransformasi menjadi partai politik sesuai aspirasi para simpatisan.

"Ada gerakan pemikiran yang telah dimulai oleh Garbi di seluruh Indonesia."

"Itu bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah partai politik," kata Fahri.

Adapun ormas Garbi didirikan oleh sejumlah eks tokoh PKS, antara lain Fahri Hamzah dan Anis Matta. (Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: PKS: Kalau Garbi Mau Bikin Partai, "Welcome to the Jungle"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved