Tinggal di Tengah Hutan Selama Bertahun-tahun, Keluarga Ini Klaim Untuk Hindari Kutukan

Lokasi keluarga tersebut menetap terletak di tengah hutan pinus yang berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kecamatan Paninggaran.

Tinggal di Tengah Hutan Selama Bertahun-tahun, Keluarga Ini Klaim Untuk Hindari Kutukan
(Tribunjateng.com/Budi Susanto)
Sumi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, PEKALONGAN - Keluarga di Dukuh Sigintung, Desa Tuwareh Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, ini selama bertahun-tahun harus rela tinggal di tengah hutan.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan keluarga tersebut karena diklaim untuk menghindar dari kutukan.

Untung (77) sang kepala keluarga, menjelaskan, almarhum ayah mertuanya sengaja pindah ke tengah hutan karena anaknya meninggal satu persatu.

“Mertua saya pindah ke sini sekitar tahun 1966.

Hingga kini saya bersama istri menetap karena lokasinya damai,” tuturnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/7/2019).

Dia melanjutkan, ayah mertuanya meninggal pada 1980-an dikarenakan sakit yang tidak ia ketahui penyebabnya.

“Ayah dan ibu mertua saya meninggal karena sakit tapi saya tidak tahu mereka sakit apa,” paparnya.

Sang istri, Semi (75) menerangkan, ayah ibunya sengaja membawanya ke tengah hutan karena dihantui penyakit aneh.

“Seperti terkena kutukan kata ayah saya karena kakak saya selalu meninggal.

Kakak saya ada 8 dan setiap tahun meninggal satu per satu.

Halaman
1234
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved