DLH Sukoharjo Apresiasi Video Vlog Tentang Sampah yang Dianggap Kekinian

Video vlog itu dapat dijadikan sebagai pemicu masyarakat untuk mulai sadar akan dampak sampah bagi lingkungan.

DLH Sukoharjo Apresiasi Video Vlog Tentang Sampah yang Dianggap Kekinian
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Andika Bagas Dirgantara saat berfoto bersama Kepala DLH Sukoharjo, Agustinus Setiyono, Jumat (12/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kepala Dinas Lingukungan hidup (DLH) Sukoharjo, Agustinus Setiyono, mengapresiasi video vlog yang dibuat Andika Bagas Dirgantara (19), asal Dusun Tegal Harjo, RT: 03 / RW: 05, Carikan, Sukoharjo.

Berkat video vlog dengan tema sampahnya, Bagas berhasil menjuarai lomba video vlog dalam rangka Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.

"Luar biasa, video tersebut mebantu kami dalam sosialisasi program sampah kami, yang disampaikan dengan cara milenial," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (12/7/2019).

DLH mempunyai dua program untuk mengatasi sampahnya, yaitu program pengurangan sampah, yang biasa disampaikan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik.

Ridho Rhoma Serahkan Diri ke Kejaksaan, Rhoma Irama Ikut Mendampingi Sang Putra

Dan penanganan masalah sampah, seperti dengan daur ulang dan pembuatan kelompok bank sampah.

"Dalam video tersebut, lebih mengarah kepada ajakan untuk pengurangan sampah plastik," lanjutnya.

Dia menambahkan, video vlog itu dapat dijadikan sebagai pemicu masyarakat untuk mulai sadar akan dampak sampah bagi lingkungan.

Sehingga bisa mulai mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan sampah daur ulang atau membuat bank sampah.

Terbaru, KPU Sukoharjo Ajukan Rp 28 Milyar Untuk Pilkada 2020 di Kabupaten Sukoharjo

Sebagai upaya untuk menanggulani penumpukan sampah yang makin hari terus bertambah.

"Di TPA Mojorejo, 140 ton masuk setiap harinya, jika ini dibiarkan terus, lama-lama TPA akan overload juga."

"Dampak sampah itu luar bisa, baik bagi lingkungan maupun kesehatan," jelasnya.

Agus berharap, di era milenial ini, akan banyak pemuda yang semakin peduli dengan sampah dan mulai membuat gerakan untuk mengurangi dan menanggulai sampah. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved