Pilpres 2019

Soal Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Ajukan Sengketa Pilpres ke MA, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir

Dalam permohonannya, BPN mendalilkan adanya kecurangan dalam Pilpres 2019 yang terjadi secara TSM. Permohonan tersebut tidak diterima oleh MA.

Soal Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Ajukan Sengketa Pilpres ke MA, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Yusril Ihza Mahendra 

Seharusnya, permohonan diajukan oleh pasangan capres-cawapres.

Oleh sebab itu, permohonan sengketa yang sama diajukan kembali dengan Prabowo dan Sandiaga sebagai pihak pemohon.

Kemudian, kubu capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mengajukan sengketa pelanggaran administrasi pemilu (PAP).

Pendaftar Capai 28 Ribu Peserta, Server Seleksi Mandiri UNS Solo Sempat Down

Dalam permohonannya kali ini, Prabowo-Sandiaga yang menjadi pihak pemohon.

Menurut Yusril, seharusnya kuasa hukum Prabowo-Sandiaga tidak dapat mengajukan sengketa PAP langsung ke MA, meskipun dengan materi sengketa yang sama.

Sebab, pihak pemohon sengketanya telah berubah.

Yusril mengatakan, MA tidak dapat memeriksa sengketa yang diajukan sebelum Prabowo-Sandiaga mengajukan sengketa administrasi lebih duku ke Bawaslu.

Soal Sidang Putusan, Yusril Ihza: Pilpres Bisa Diselesaikan di Dunia, Tak Perlu Sampai Hari Kiamat

"Perkara NO itu kan belum diperiksa materinya."

"Jadi perkara itu bisa diulang."

"Kalau diulang artinya balik lagi ke Bawaslu."

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved