Pilpres 2019

Soal Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Ajukan Sengketa Pilpres ke MA, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir

Dalam permohonannya, BPN mendalilkan adanya kecurangan dalam Pilpres 2019 yang terjadi secara TSM. Permohonan tersebut tidak diterima oleh MA.

Soal Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Ajukan Sengketa Pilpres ke MA, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Yusril Ihza Mahendra 

"Pemohonnya sudah ganti. Kalau dulu BPN sekarang paslon."

"Dia daftar lagi ke bawaslu," kata Yusril.

Yusril Ihza Mahendra Sebut Saksi Fakta Tim Hukum Prabowo-Sandi Berbicara Layaknya Ahli

Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga kembali mengajukan sengketa PAP ke MA.

Dalam permohonannya kali ini, Prabowo-Sandiaga menjadi pihak pemohon.

Kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Nicholay Aprilindo mengatakan, pihaknya meminta MA memeriksa pelanggaran administrasi Pilpres 2019 yang dianggap terstruktur, sistematis dan masif ( TSM).

"Bahwa Permohonan PAP yang dimaksud adalah bukan kasasi, namun merupakan permohonan kepada Mahkamah Agung RI untuk memeriksa pelanggaran administratif pemilu secara TSM," ujar Nicholay kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019). (Kristian Erdianto)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Yusril: Ada Kesalahan Berpikir Pihak Prabowo-Sandi soal Sengketa Pilpres ke MA

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved