DPPKBP3A Sukoharjo Imbau Anak Kurangi Main Gadget dan Lebih Sering Mendengar Dongeng

Penggunaan gadget yang tidak diiringi dengan sikap yang bijaksana, akan mengurangi sikap anak untuk bersosial dan belajar.

DPPKBP3A Sukoharjo Imbau Anak Kurangi Main Gadget dan Lebih Sering Mendengar Dongeng
TribunSolo.com/Agil Tri
Kepala DPPKBP3A Sukoharjo Proboningsih Dwi Danarti, saat ditemui dikantornya, Rabu (17/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya adalah penggunaan gadget, yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo Proboningsih Dwi Danarti, meminta kepada orang tua untuk lebih bisa membatasi anaknya dalam penggunaan gadget.

Karena penggunaan gadget yang tidak diiringi dengan sikap yang bijaksana, akan mengurangi sikap anak untuk bersosial dan belajar.

Warga Kepoh Memilih Menyekolahkan Anaknya di Sekolah Swasta daripada Sekolah Negeri di SDN Kepoh 1

"Memang ada segi negatif dan positifnya, dan orang tua harus pandai-pandai dan bijak melihat anaknya menggunakan telepon genggamnya."

"Misal hanya untuk komunikasi SMS dan telepon tidak masalah," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (17/7/2019).

Selain meminta untuk mengurangi penggunaan gadget, ia juga meminta kepada orang tua untuk kembali mendongengkan anak.

Dongeng-dongeng seperti 'Kancil Nyolong Timun' dan 'Timun Mas' bisa untuk membangun karakter terhadap anak.

"Di dalam dongeng itu ada karakter jelek dan baiknya, dan otak anak akan bisa merangsang dengan itu, lalu mencontoh baik," imbuhnya.

12 Camat di Sukoharjo Deklarasi Pencegahan Pernikahan Anak di Bawah Umur

Sementara itu, ia mengingatkan kepada masyarakat untuk peduli kepada keluarganya masing-masing.

Pasalnya keluarga merupakan ujung tombak untuk mempersiapkan anak menuju generasi emas.

"Kalau tidak dipersiapkan sejak sekarang, ke sananya anak-anak yang belum kita persiapkan sejak sekarang eman-eman sekali, padahal anak aset bangsa," pungkasnya.(*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved