SMP Negeri 5 Karanganyar Gelar Baksos di Hari Terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Kepala Sekolah SMPN 5 Karanganyar Wardoyo menuturkan jika di hari terakhir MPLS kelas 7 mendapat materi kepedulian sosial.

SMP Negeri 5 Karanganyar Gelar Baksos di Hari Terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
TribunSolo.com/Reza
Pembagian sembako kepada masyarakat oleh siswa kelas 7 SMPN 5 Karanganyar yang di dampingi oleh guru. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - SMPN 5 Karanganyar melakukan Bakti Sosial (Baksos) di hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sepanjang Jalan Lawu pada Rabu (17/7/2019).

Kepala Sekolah SMPN 5 Karanganyar Wardoyo menuturkan jika di hari terakhir MPLS kelas 7 mendapat materi kepedulian sosial, agar siswa bisa peduli dengan lingkungan.

"Cara yang diambil SMPN 5 Karanganyar dengan bagi-bagi sembako," terang Wardoyo saat dihubungi TribunSolo.com.

Kronologi Ibu di Boyolali Aniaya Anak hingga Tewas, Pukul Perut & Benturkan Kepala Korban ke Lemari

Ada 40 paket sembako yang berisi mie 5 bungkus, gula pasir 1 kg, beras 2,5 kg, dan teh.

Total harga setiap paket berkisar Rp 60 ribu.

Sembako berasal dari siswa kelas 7 SMPN 5 Karanganyar yang membawa secara sukarela.

Sembako dibagikan oleh pengurus OSIS dan 5 perwakilan siswa dari setiap kelas 7 SMPN 5 Karanganyar.

Sembako dibagikan kepada tukang becak dan orang-orang kurang mampu yang berpapasan dengan tim Baksos SMPN 5 Karanganyar.

Ibu Penganiaya Anak Kandung di Boyolali Tak Tunjukkan Rasa Penyesalan saat Diperiksa Polisi

Baksos berlangsung dari pukul 09.30 samapi 11.00 WIB dan berlokasi di empat titik Jalan Lawu, yakni pasar Jungke, samping Satlantas, perempatan kejaksaan, dan jembatan Siwaluh.

"Harapannya agar siswa lebih perduli pada lingkungan sekitar," tutupnya. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved