Awalnya Cuma-cuma, Kini Produk Industri Kreatif Pasutri di Karanganyar Ini Omzetnya Puluhan Juta

Awalnya Anis memberikannya secara cuma-cuma kepada temannya, namun lama kelamaan banyak orang yang mulai melirik dan memesan karya Anis.

Awalnya Cuma-cuma, Kini Produk Industri Kreatif Pasutri di Karanganyar Ini Omzetnya Puluhan Juta
TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
Sandi Purba pemilik usaha industri kreatif asal Kecamatan Jaten, Karanganyar.¬† 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pasangan suami istri dari Kecamatan Jaten, Karanganyar mampu mengembangkan industri kreatif di rumahnya hingga hingga hasilkan omzet puluhan juta rupiah per bulannya.

Pasangan suami istri tersebut adalah Sandi Purba dan Anis Diah Ayu.

Anis memulai industri kreatif ini sejak menjadi asisten dosen (Asdos) di Universitas Sebelas Maret program studi Psikologi, hanya sebagai kado untuk teman-temannya yang sudah di wisuda.

Awalnya Anis memberikannya secara cuma-cuma kepada temannya, namun lama kelamaan banyak orang yang mulai melirik dan memesan karya Anis.

Anis memberi nama industri kreatifnya 'Biji Kacang Craft'.

Menurut Sandi ada filosofi menarik di balik nama Biji Kacang Craft.

Kisahnya Menyentuh, Mahasiswa Wisuda Bawa Gabus Bergambar Ibu, Ternyata Ibunya Telah Meninggal

“Kacang kan tidak menarik yang dinikmati cuma isinya,” tutur Sandi pada TribunSolo.com, Jumat (19/7/2019).

Di sisi lain banyak orang yang salah paham dengan industri kreatif Biji Kacang Craft ini, mereka mengira jika Biji Kacang Craft adalah industri yang dibuat dari biji kacang sungguhan.

Sebenarnya Biji Kacang Craft itu hanya sebuah nama.

Biji Kacang Craft sudah memiliki 25 model seperti Pop Up dan Scrap Frame 3D.

Sandi dan Anis memproduksi industri kreatifnya di rumah mereka yang beralamat di Jalan Salak 3 No 81, Kelurahan Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar dan menawarkan industri kreatifnya melalui media sosial seperti Instagram.

Saat ini Sandi Anis sudah memiliki tiga jenis industri kreatif yakni Biji Kacang Craft, Kebon Kayu Manis, dan Rumah Mahar Saserahan.

“Dari tiga jenis ini satu bulan bisa dapat Rp 20 sampai Rp 30 juta,” tutupnya. (*) 

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved