Gunungan Sayuran Sampai Anoman Meriahkan Kirab Budaya Kelurahan Sriwedari Solo

Selain itu, terlihat juga ada gunungan sayuran yang digotong oleh masyarakat sekitar selama prosesi kirab.

Gunungan Sayuran Sampai Anoman Meriahkan Kirab Budaya Kelurahan Sriwedari Solo
TribunSolo.com/Ryantono
Kirab Budaya Kelurahan Sriwedari menampilkan berbagai hal menarik.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kirab Budaya Kelurahan Sriwedari digelar meriah, Sabtu (20/7/2019).

Berbagai elemen ikut didalamnya dengan kostum unik dan menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, terlihat juga ada gunungan sayuran yang digotong oleh masyarakat sekitar selama prosesi kirab.

Ada yang menggunakan kostum anoman, kostum khas Jawa dan lain sebagainya dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kirab dimulai pukul 13.00 WIB para peserta berangkat dari Museum Keris Kota Solo.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kegiatan ini perlu diapresiasi sebab untuk melestarikan kebudayaan di Kota Solo.

Ternyata Hotman Paris Kagumi Ustaz Abdul Somad, Sebut Ceramahnya Selalu Dalam Maknanya

"Kita harapkan kegiatan kirab dapat mempererat tali persaudaraan persatuan dan kesatuan masyarakat Sriwedari," papar Rudy salam sambutannya membuka kirab tersebut.

Kirab ini memperkuat pengajuan solo sebagai kota kreatif seni pertunjukan dunia yang sedang diperjuangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

"Nanti kita sampaikan pada UNESCO untuk kegiatan kirab Budaya ini," papar Rudy, Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus meningkat kedepannya dan harus terus ditingkatkan di seluruh Kelurahan di Solo ini.

"Seni budaya masyarakat terus berkembang, Kesiapan lebih banyak diutamakan kesenian masyarakat seperti tampilan kesenian semua RW dan lembaga," kata Rudy. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved