Musim Haji 2019

Cuaca Panas Ekstrem di Mekkah, Jemaah Haji Indonesia Keluhkan Kaki Melepuh karena Kepanasan

Cuaca panas ekstrem di Mekkah tidak hanya berdampak pada dehidrasi terhadap jemaah haji Indonesia.

Cuaca Panas Ekstrem di Mekkah, Jemaah Haji Indonesia Keluhkan Kaki Melepuh karena Kepanasan
SERAMBINEWS.COM/MURSAL ISMAIL
Jemaah Masjidil Haram, Mekkah, seusai melaksanakan Shalat Isya, Senin (3/6/2019) malam. Pagi ini, Selasa (4/6/2019), warga Arab Saudi akan merayakan Idul Fitri 1440 H. 

TRIBUNSOLO.COM, MAKKAH – Cuaca panas ekstrem di Mekkah tidak hanya berdampak pada dehidrasi terhadap jemaah haji Indonesia, tetapi juga tak sedikit jemaah haji Indonesia yang kakinya melepuh karena kepanasan.

Masalah kaki jemaah haji melepuh macam-macam penyebabnya, ada yang karena kehilangan sandal dan kebiasaan dari jemaah haji sendiri yang terbiasa tidak pakai sandal di kampungnya terutama ketika mereka pergi ke sawah.

"Ketika sandalnya hilang, jemaah bilang seperti ini kalau di Indonesia sudah biasa jalan tidak pakai sandal saat ke sawah dan tambak. Ternyata ketika itu dipaksakan kaki mereka pada luka dan melepuh,” Kasie Kesehatan Daker Makkah Muhammad Imran, Senin (22/7/2019), dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Imran berharap pemahaman dan informasi kepada jamaah sangat penting terutama bagi mereka yang belum pernah keluar daerah dan kini langsung ke negara yang suhunya cukup tinggi.

“Selain itu banyak juga jamaah kita yang lupa menaruh sandalnya,” katanya.

Calon Haji Asal Pekalongan Wafat di Embarkasi Solo

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim kesehatan haji Indonesia mengimbau kepada jemaah haji ketika kehilangan sendal dapat menghubungi petugas yang selalu siaga di Masjidil Haram baik disekitar hijir ismail dan pintu utama marwah.

“Karena Tim Gerak Cepat (TGC) sudah dibekali sandal untuk bisa digunakan bagi jamaah,” katanya.

Selain itu ada salep khusus disediakan untuk penanganan luka melepuh. Imran menyampaikan beberapa pesan agar jemaah haji kakinya tidak melepuh.

“Jangan pernah keluar pemondokan sendirian, berapa pun usianya harus ada temannya karena ini adalah situasi baru bagi mereka, melihat kemampuan fisiknya, kalau merasa lelah dan capek istirahat saja," kata Imran.

Karena suhu udara di Mekkah cukup tinggi tapi kelembapannya rendah sehingga jarang berkeringat.

Untuk itu diimbau, jemaah yang keluar pemondoakan agar menggunakan pelindung seperti halnya payung, penyemprot wajah dan juga pelembab agar kulit tidak kering. (Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Banyak Kaki Jemaah Haji Indonesia Melepuh Karena Kepanasan"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved